Buku Bergulir, Cara Pemko Solok Ajak Masyarakat Membaca

Wawako Solok Reinier menyerahkan paket buku bergulir pada masyarakat Tanah Garam
Wawako Solok Reinier menyerahkan paket buku bergulir pada masyarakat Tanah Garam (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Mendorong semangat membaca masyarakat, Pemerintah Kota (Pemko) Solok kembali menyalurkan buku bergulir (Bulir) bagi masyarakat, Minggu (1/12). Buku Bergulir diserahkan Wakil Walikota Solok di di Posyandu Teratai I, RT 01/RW 01, Kelurahan Tanah Garam.

BACA JUGA: Pemko Solok Ajak Pelajar Promosikan Pariwisata Daerah

BACA JUGA: HUT Ke-48 Korpri, Wawako Solok Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan

Baca Juga

BACA JUGA : Puluhan Tim Futsal Ikuti Turnamen Solok Kota Beras Cup 2

Program Buku Bergulir yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok dijalankan dengan meminjamkan buku bacaan bagi masyarakat kelurahan secara bergantian. Satu paket berisi buku sesuai kebutuhan Ayah, Ibu dan untuk tiga anak.

"Semoga dengan program ini, semakin memudahkan masyarakat untuk mengakses buku bacaan yang sesuai dengan kebutuhan," ungkap Reinier yang turut didampingi ketua Gabungan Organisasi Wanita kota Solok, Elfia Reinier.

Secara bergiliran, masing-masing kelurahan disalurkan 60 paket buku sesuai jangka waktu yang telah ditentukan. Nantinya, buku-buku tersebut dikembalikan dan diganti dengan paket buku lainnya.

Setidaknya dalam setahun, dengan program yang resmi berjalan sejak tahun 2017 tersebut, masing-masing warga bisa membaca beragam buku tanpa harus membelinya. Bahkan, buku diantarkan petugas ke rumah-rumah warga.

"Program ini sangat bagus dan harus terus digulirkan ditengah-tengah masyarakat. Dengan membaca akan membuka cakrawala berpikir dan menambah pengetahuan tentang berbagai hal," sebut Reinier.

Dikatakannya, salah satu fungsi pemerintah ialah membantu, mengayomi dan mengarahkan masyarakat untuk menjadi lebih baik. Pemerintah juga bertanggung jawab untuk menciptakan generasi penerus yang siap dari segi apapun.

"Anak-anak kita butuh proses menjalani jenjang profesi tersebut dengan baik, pemerintah dan seluruh orang tua harus selalu mendampingi dan memberikan dorongan yang kuat untuk agar anak lebih siap," sebutnya.

Reinier berharap, setiap orang tua memprioritaskan pendidikan bagi anak dan menanamkan budaya gemar membaca sejak usia dini. Banyak manfaat yang bisa diambil dengan membiasakan diri membaca buku.

"Selain menambah pengetahuan, dengan membaca akan semakin memperkuat daya pikir, meningkatkan konsentrasi, stimulasi mental dan segudang manfaat lainnya yang bisa dirasakan. Membaca tidak terbatas umur, mari jadikan sebagai sebuah kebiasaan," tutup Reinier.

[Syafriadi]

Editor: Khadijah