Pemkab dan KPU Solsel Tanda- tangani NPHD Senilai Rp16 Miliar

Bupati Solsel Muzni Zakaria bersama Ketua KPU Solsel Nila Puspita menandatangani NPHD Pilkada 2020 sebesar Rp16 miliar, diruang kerja Bupati di Padang aro, Senin 18 November 2019
Bupati Solsel Muzni Zakaria bersama Ketua KPU Solsel Nila Puspita menandatangani NPHD Pilkada 2020 sebesar Rp16 miliar, diruang kerja Bupati di Padang aro, Senin 18 November 2019 (KLIKPOSITIF/Kaka)

SOLSEL KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan (Solsel) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah itu menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), untuk Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) tahun 2020 sebesar Rp 16 miliar, diruang kerja Bupati di Padang Aro, Senin 18 November 2019.

Bupati Solsel Muzni Zakaria berharap KPU bisa mempergunakan anggaran yang sudah disepakati tersebut dengan sebaik-baiknya demi terlaksananya Pilkada aman, damai dan jujur di Solsel.

"Kami berharap KPU memanfaatkan anggaran ini sebaik mungkin. Sehingga pelaksanan tahapan Pilkada 2020, berjalan sesuai harapan kita bersama," sebut Muzni.

Baca Juga

Diketahui NPHD tersebut ditandatangani oleh Bupati Solsel, Muzni Zakaria dan Ketua KPU, Nila Puspita. Disaksikan oleh Komisioner KPU Wilson Chaniago, Andi Andrawan Putra, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Irwanesa, Sekretaris KPU Hazmi dan pejabat Kantor Kesbangpol Linmas.

Sekretaris Daerah Solsel, Yulian Efi mengungkapkan kesepakatan nilai NPHD itu terjalin setelah melalui beberapa kali rapat baik di tingkat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) maupun difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi dan terakhir di Kemendagri.

"Sudah melewati proses panjang dan banyak pertimbangan akhirnya masing-masing pihak legowo, tidak ada lagi ego sektoral, demi terselenggaranya Pilkada," katanya

Ia mengajak seluruh masyarakat daerah itu untuk turut berpartisipasi dalam mensukseskan pilkada.

"Mari bersama sukseskan pilkada agar berjalan lancar sampai selesai semua tahapannya," ujarnya.

Kepala BPKD Solsel, Irwanesa menambahkan, anggaran Rp 16 miliar yang saat ini sudah disepakati itu untuk pembiayaan tahapan Pilkada dalam dua tahun penganggaran. sekiranya ada Pemilu ulang, maka kebutuhan anggaran untuk itu dapat direvisi kembali.

"Yang demikian itu bukanlah yang kita kehendaki. Harapan kita bersama, agar pelaksanaan Pilkada di Solsel berjalan aman dan sukses," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Solsel, Nila Puspita menilai terlaksananya penandatanganan NPHD itu sekaligus menandai kesudahan proses panjang pembahasan anggaran hibah tersebut.

Menurutnya, dari sembilan Provinsi dan 261 Kabupaten/Kota di Indonesia yang mehelat Pilkada serentak, Solsel jadi daerah terakhir yang tandatangan NPHD.

"Sesuai Rakor pembahasan bersama Kemendagri Selasa (12/11), terjalin kesepakatan dana hibah Pilkada di Solsel sebesar Rp 16 miliar," katanya

Ia mengungkapkan pihaknya sudah mulai membahas dana hibah Pilkada Solsel sejak 27 Juni, dan terjalin kesepakatan pada 12 November 2019.

Ia menyebutkan tiga daerah yang belum menyetujui nominal anggaran Pilkada saat di mediasi Kemendagri tersebut, yakni Solsel, Kabupaten Solok dan Nias Selatan yang kemudian sama-sama sepakat dengan Pemkab masing-masing.

Setelah NPHD ini katanya, KPU selanjutnya akan meregistrasi anggaran itu ke Direktorat Jenderal Perbendaharan Daerah (DJBD) Sumbar. Di samping itu, pihaknya juga mempersiapkan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Setelah teregistrasi di DJBD dan keluar nomor rekening, baru dikembalikan ke Pemkab untuk permohonan dicairkan. Pencairan dilakukan dua tahap melalui APBD perubahan 2019 dan APBD 2020," jelasnya didampingi Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Solsel, Dedi Fitriadi.

Pencairan 2019 jelasnya, akan digunakan untuk pembiayaan penyusunan anggaran, persiapan rekrutmen ad hooch hingga verifikasi calon perseorangan.

"Pada 25 November akan mengumumkan jumlah syarat minimal dukungan calon perseorangan. sebanyak 11.417 dukungan kartu tanda penduduk yang tersebar di empat kecamatan dan sudah diterima KPU pada Desember nanti," tukasnya. [Kaka]

Penulis: Khadijah | Editor: -