Wartawan dan Humas Kota Solok Kunjungi Dewan Pers

Wartawan dan Humas kota Solok sharing Informasi dengan Dewan Pers.
Wartawan dan Humas kota Solok sharing Informasi dengan Dewan Pers. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Memperkaya wawasan soal dunia jurnalistik, puluhan wartawan kota Solok melakukan kunjungan ke Dewan Pers, Selasa (5/10). Kunjungan tersebut merupakan lanjutan dari bimbingan teknis yang dilakukan sebelumnya.

Rombongan didampingi langsung Wakil Wali Kota Solok, Reinier, Asisten bidang administrasi umum, Muhammad, Kepala Bagian Humas Setda Kota Solok, Nurzal Gustim. Rombongan diterima Ketua komisi pendidikan, pelatihan dan pengembangan profesi Pers, Jamalul Insan.

Dalam pertemuan yang dilangsungkan di ruang Sabam Leo Batubara itu, dilakukan sharing informasi terkait berbagai hal tentang perkembangan pers di daerah kota Solok dan juga soal fungsi dan peran Dewan Pers.

Baca Juga

Diakui Wakil Walikota (Wawako) Solok, Reinier, peran pers sangat besar dalam mendorong kemajuan daerah. Wartawan menjadi jembatan dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

"Pers kota Solok selama ini telah hadir dalam setiap derap pembangunan daerah. Kami sebagai orang yang diamanahi kepemimpinan, sangat mendukung fungsi pers dengan berbagai program dan mendorong keterbukaan informasi publik," sebut Reinier.

Kendati selama ini hubungan pemerintah daerah dengan wartawan terbilang sangat baik, sebut Reinier, Pemerintah kota Solok tetap mendukung keberadaan pers yang independen dan menyuarakan kepentingan masyarakat.

Sebab, tambah Reinier, banyak hal yang bisa saja luput dari perhatian pemerintah, namun dengan keberadaan pers bisa menjadi atensi. Pers sejatinya menjadi corong bagi masyarakat luas untuk menyuarakan aspirasinya.

"Kita harap, dengan adanya sharing informasi ini bisa semakin membuka cakrawala wartawan yang bertugas di kota Solok tentang Pers. Dewan Pers juga tentunya butuh informasi perkembangan Pers di daerah," ulasnya.

Sementara itu, Ketua komisi pendidikan, pelatihan dan pengembangan profesi Pers, Jamalul Insan, membuka diskusi tersebut dengan menjelaskan fungsi dan peran Dewan Pers yang mengacu pada Undang-Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Pada Dasarnya, Sebut Jamalul Insan, Dewan Pers telah hadir sejak tahun 1968. Dalam perjalanannya menunaikan amanat Undang-Undang, Dewan Pers terus berupaya mewujudkan kemerdekaan pers.

"Mari bersama-sama membangun media yang sehat, media yang memang didedikasikan untuk membangun dan mencerdaskan masyarakat," sebut Jamal sembari menuturkan sejarah perjalanan Dewan Pers.

[Syafriadi]

Penulis: Khadijah | Editor: -