Hadirkan Pembicara Luar Negri, UMMY Solok Gelar ICoMSLEd 2019

Wawako Solok, Reinier membuka ICoMSLEd yang digagas UMMY Solok
Wawako Solok, Reinier membuka ICoMSLEd yang digagas UMMY Solok (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok menggelar International Conference on Mathematics, Science, Language, and Economics in Education (ICoMSLEd), Selasa (22/10).

Hadir sebagai pembicara, Prof. Herri dari LL Dikti Wilayah X, Prof. Gillian Kidman dari Monash University Australia, Prof. Nozawa Kazunori dari Ritsumeikan University Japan, TS, Dr. Yuseni bin Ab Wahab dari University Collage of Islam Malacca Malaysia dan Dr. Gumpanat Borriboon dari Srinkharinwirrot University Bangkok Thailand.

baca juga:

Selain itu, dalam seminar yang dilakukan di kampus UMMY Solok dari 22-23 Oktober 2019 itu juga mengahdirkan sebanyak 78 orang pemakalah dari berbagai perguruan tinggi peserta. Sementara pesertanya berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Wawako Solok, Reinier yang membuka langsung kegiatan tersebut mengaku, sangat mendukung seminar internasional yang digagas UMMY Solok. Orang-orang hebat dari luar dan dalam negri bisa berkumpul di kota Solok.

baca juga:

“UMMY adalah aset berharga dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah. Dengan SDM yang mumpuni, segala keterbatasan Sumber Daya Alam (SDA) bisa diatasi, dan kami yakin UMMY menjawab tantangan tersebut,” ucapnya.

Setidaknya, seminar internasional yang dilakukan UMMY Solok menjawab segala keraguan masyarakat tentang eksistensi kampus yang berdiri sejak tahun 1984 tersebut. UMMY Solok menjadi tumpuan dalam pembangunan SDM.

baca juga:

Bahkan, tidak sedikit lulusan UMMY Solok yang mampu dan sukses berkiprah dalam berbagai bidang, baik dalam pemerintahan, legislatif dan lainnya. Lulusan yang dihasilkan UMMY Solok mampu bersaing.

"UMMY Solok menjadi kebanggaan kita semua, tumpuan dan harapan bagi generasi muda Solok dan daerah lainnya di Sumatra Barat untuk menimba ilmu, UMMY Solok telah mampu berdiri sejajar dengan kampus lainnya di Indonesia," sebut Reinier.

baca juga:

Sementara itu, Rektor UMMY Solok, Prof. Syahro Ali Akhbar mengatakan, kegiatan seminar internasional ini merupakan pertama kali digelar sejak kampus itu berdiri pada tahun 1984 silam. Dengan mendatangkan keynote speaker dari empat Negara dan 1 dari Indonesia.

Dengan adanya seminar ilmiah berbahasa inggris tersebut, tentunya memiliki dampak yang besar terhadap kemajuan UMMY di masa mendatang. Terutama bagi peningkatan SDM Dosen dan Mahasiswa, sekaligus menjadi cerminan perkembangan pesat UMMY Solok.

"Khusus bagi dosen, kita tengah konsen mendorong pengembangan potensi dan pendidikan para dosen ke jenjang yang lebih tinggi, staf pengajar minimal harus berpendidikan S3," sebut Syahro Ali Akbar.

[Syafriadi]

Penulis: Khadijah