Polres dan Pemko Solok Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Wako Solok Zul Elfian ajak semua pihak jaga Kamtibmas.
Wako Solok Zul Elfian ajak semua pihak jaga Kamtibmas. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Tingkatkan kemamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Solok kota menggelar diskusi bersama pemerintah kota Solok , Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan tokoh adat, Jum'at (18/10).

Diskusi yang diinisiasi oleh Kapolres AKBP Ferry Suwandi langsung dihadiri Walikota (Wako) Solok Zul Elfian, ketua DPRD Yutriscan, ketua LKAAM Rusli Khatib Sulaiman, ketua Bundo Kanduang Surya November, Niniek mamak dan unsur lainnya.

baca juga: Update Perkembangan COVID-19 di Kota Solok, 280 PPT Masih dalam Pantauan

Kapolres Solok Kota, Ferry Suwandi, diskusi Kamtibmas bersama pihak terkait diperlukan untuk bertukar pikiran dan informasi soal kondisi kota Solok saat ini. Apalagi, jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

"Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan Kamtibmas, kami sebagai institusi Polri tentu perlu menyerap masukan dari semua unsur, termasuk Niniak Mamak dan Bundo Kanduang mengenai wilayah Kota Solok ," sebut Ferry Suwandi.

baca juga: Lamang Hitam, Kuliner Unik dari Talang Babungo

Pihaknya berharap, masyarakat dan tokoh yang ada di kota Solok agar lebih bijak dalam menanggapi berbagai isu yang berkembang. Jangan mudah terpengaruh dengan berbagai upaya pihak yang tidak bertanggungjawab untuk memecah persatuan.

"Mari kita bijak dalam menerima setiap informasi, jangan latah untuk membagikan informasi yang belum tentu kebenarannya, terutama melalui media sosial. Jangan sampai, niat baik kita malah akhirnya harus berurusan dengan hukum," tegasnya.

baca juga: Jelang Lebaran, ASN Pemko Solok Berbagi Paket Sembako

Wako Solok Zul Elfian mengatakan, mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat kota Solok tidak saja menjadi tanggungjawab polisi, tapi menjadi keharusan bagi semua pihak.

"Bersama-sama kita harus mewujudkan kemamanan dan ketertiban, mencegah berbagai bentuk potensi perpecahan dan perselisihan ditengah masyarakat, setiap orang harus bisa menjadi polisi bagi diri sendiri," terang Zul Elfian.

baca juga: Kasus COVID-19 di Kotobaru Solok, 60 Orang Negatif, 3 Orang Uji Ulang

Kebersamaan dan kekompakan menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan keamanan. Hal tersebut, ulas Zul Elfian, sudah dicontohkan oleh LKAAM, Bundo Kanduang dan Niniek mamak Solok . Jadikan segala potensi yang dimiliki sebagai kekuatan untuk persatuan.

Ketua DPRD Kota Solok , Yutris Can mengatakan, mencermati situasi keamanan saat ini, fenomena yang terjadi dipusat, jangan sampai merembes ke Kota Solok . Lembaga adat, tokoh masyarakat, niniak mamak dan seluruh aparatur serta masyarakat harus bersama menjaga keamanan di Kota Solok .

"DPRD Kota Solok akan selalu menjaga sinergitas dengan eksekutif dan yudikatif untuk mewujudkan keamanan di kota Solok . Termasuk unsur Niniak Mamak dan Bundo Kanduang dan masyarakat," sebutnya.

[Syafriadi]

Penulis: Khadijah