Bencana di Kota Solok, Masyarakat Bisa Lapor Melalui Puspina

Sosialisasi aplikasi Puspina oleh petugas BPBD Kota Solok
Sosialisasi aplikasi Puspina oleh petugas BPBD Kota Solok (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Masyarakat kota Solok tak perlu risau soal berbagai informasi terkait bencana. Melalui aplikasi Pusat Informasi Bencana (Puspina), masyarakat bisa mengakses dan melaporkan peristiwa bencana atau musibah yang terjadi.

Aplikasi yang dihasilkan melalui inovasi Diskominfo dan BPBD kota Solok itu berbasis Android, dan sangat mudah diakses melalui Smartphone. Selain itu, masyarakat juga bisa belajar tentang berbagai edukasi terkait kebencanaan.

Kepala pelaksana BPBD Kota Solok, Kenfilka melalui Kasi Pencegahan dan kesiapsiagaan, Agus Susanto, mengatakan, dengan adanya aplikasi tersebut, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat dengan petugas yang berpengalaman.

Baca Juga

"Aplikasi tersebut terkoneksi langsung dengan Pusdalops BPBD Kota Solok dan tim yang selalu siap 24 jam untuk penanganan bencana, sehingga dampak fatalitas bencana bisa diminimalisir," sebut Agus Susanto, Senin (30/9).

Menurutnya, BPBD kota Solok menjadi satu-satunya daerah di Sumatera Barat yang memiliki inovasi pusat informasi bencana dan daerah ke 6 di Indonesia. Hal tersebut menunjukkan keseriusan Kota Solok dalam penanganan bencana.

"Aplikasi ini diluncurkan untuk memudahkan masyarakat dan petugas dalam mengantisipasi dampak fatal bencana, dengan partisipasi masyarakat, informasi bencana bisa lebih cepat diketahui petugas," tuturnya.

Dijelaskannya, ada Puspina memuat berbagai macam fitur yang dapat digunakan, diantaranya mengenai kondisi cuaca, lapor, berita, medsos, whatsApp, telepon, edukasi dan lain sebagainya.

Melalui fitur lapor, masyarakat dapat memberikan informasi terkait segala bentuk kejadian bencana yang dilihat. Laporan yang masuk akan direspon langsung melalui pusat pengendalian operasi (Pusdalops) BPBD kota Solok.

Pihaknya meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam memanfaatkan fitur lapor yang ada dalam aplikasi Puspina. Sampaikan laporan yang memang sesuai dengan kejadian, sehingga langkah yang dilakukan bisa tepat dan cepat.

“Kita sudah sosialisasikan kepada berbagai elemen masyarakat di kelurahan, masyarakat tidak lagi perlu repot-repot datang ke kantor BPBD kota Solok untuk melaporkan kejadian bencana alam," tutupnya.

Melihat karakteristik daerah, kota Solok cukup rawan terhadap bencana banjir sebab kota Solok dibelah oleh aliran Batang Lembang, nyaris setiap tahun, kota Solok menjadi langganan banjir akibat meluapnya aliran Batang Lembang.

Begitu juga dengan potensi tanah longsor di sejumlah titik rawan seperti Tanah Garam, Payo dan kawasa Laing. Tidak hanya itu, Solok termasuk kawasan yang rawan gempa bumi karena memiliki gunung api dan lempengan aktif serta dilewati patahan Semangko.

[Syafriadi]

Penulis: Khadijah | Editor: -