Dukung Ekonomi Masyarakat, Pemko Solok Gulirkan 3,6 Milyar Bantuan Modal Usaha

"Dana bantuan bergulir ini diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro kecil yang memang usahanya telah berjalan, bukan untuk yang akan baru membuka usaha"
Kepala UPTD Fasilitasi Pembiayaan Rina Wismayarni (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota (Pemko) Solok terus menggulirkan program bantuan modal bagi pelaku usaha mikro kecil. Hingga saat ini tercatat, lebih kurang 3,6 Milyar pinjaman modal telah bergulir di tengah masyarakat kota Solok.

Bantuan modal dengan jasa ringan tersebut disalurkan pemerintah daerah melalui Lembaga Penguatan Permodalan Ekonomi Masyarakat (LP2EM), yang sejak januari 2019 berganti status menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Fasiliasi pembiayaan dibawah Badan Keuangan Daerah (BKD).

Menurut Kepala UPTD Fasiliasi pembiayaan kota Solok, Rina Wismayarni, masih ada dana bantuan modal sebesar 596 juta rupiah yang siap digulirkan pada pelaku usaha kecil kota Solok. Dana tersebut belum terserap oleh masyarakat.

“Dana bantuan bergulir ini diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro kecil yang memang usahanya telah berjalan, bukan untuk yang akan baru membuka usaha,” ungkap Rina menjawab KLIKPOSITIF baru-baru ini.

Untuk dapat mengakses bantuan permodalan yang disediakan pemerintah kota Solok tersebut, pelaku usaha mikro kecil bisa mengajukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan. Namun, tetap perlu menyerahkan agunan sebagai jaminan dari bantuan yang diberikan.

Agunan yang diberikan bisa berupa BPKB kendaraan bermotor ataupun berupa sertifikat. Besaran pinjaman yang diberikan bervariasi, sesuai dengan kebutuhan dan kepatutan dari usaha yang dilakukan oleh masyarakat.

“Dana bantuan yang nanti diberikan disesuaikan dengan kemampuan pengembalian peminjam, bukan berdasarkan besaran atau nilai agunan yang diserahkan, sehingga tidak berpotensi macet” terangnya didampingi sejumlah staf.

Secara ... Baca halaman selanjutnya