Bupati Yusuf Lubis Buka Rakor MK3MI se-Sumatera Barat

"pemerintah daerah kabupaten Pasaman sangat mengapresiasi dan mendukung Rakor K3MI yang diikuti kepala sekolah MI se-Sumatera Barat ini"
Bupati Pasaman, Yusuf Lubis bersalaman dengan para kepala sekolah (Ist)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Bupati Pasaman Yusuf Lubis membuka rapat Koordinasi Musyawarah Kerja Kelompok Kepala Madrasah (MK3MI) Sumatera Barat di gedung sekolah MIN 2 Pasaman Nagari Sitombol Kecamatan Padanggelugur, Kabupaten Pasaman pada Senin, 29 Juli 2019.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kakankemenag Pasaman Dedi Wandra, Kabid Penmad Kemenag Provinsi Sumatera Barat Samsul Arifin, Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Ashari, Camat Padanggelugur, Walinagari Sitombol, Kepala KUA se Pasaman, pengurus dan anggota MK3MI Sumbar.

Bupati Pasaman Yusuf Lubis dalam sambutannya menyampaikan pemerintah daerah kabupaten Pasaman sangat mengapresiasi dan mendukung Rakor K3MI yang diikuti kepala sekolah MI se-Sumatera Barat ini, karena berdampak terhadap peningkatan mutu pendidikan bagi pendidikan Madrasah di Kabupaten Pasaman yang agamais dan berbudaya ini.

Selanjutnya, Kepala Madrasah sangat berperan dan bertanggung jawab terhadap maju mundur nya kualitas lembaga pendidikan dan pendidikan agama.

Bupati juga mengingatkan bahwa kepala sekolah itu tidak hanya saja sebagai manajer, tetapi juga sebagai inovator, figur, contoh dan teladan yang baik peserta didik generasi muda negara dan bangsa ini.

Di akhir sambutan bupati berharap, agar Rakor MK3MI ini menghasilkan keputusan yang bermanfaat dan lahirnya inovasi, juga menjadi jembatan kemajuan dunia pendidikan Madrasah di Sumatera Barat, termasuk di Kabupaten Pasaman, serta meningkatkan profesionaitas kepala Madrasah, termasuk kepala - kepala MI negeri maupun swasta di Ranah Pasaman. Karena dengan peran dan Fungsinya sangat membantu terwujudnya masyarakat Pasaman yang Agamis dan Berbudaya yang menjadi visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman.

Dalam kesempatan itu Bupati Pasaman, Yusuf Lubis juga menyerah bantuan kepada siswa kurang mampu dari Baznas Pasaman

[Man St Pambangun]