Buka Forum Pembauran Kebangsaan, Putra Nusa: Wujudkan Tujuan Bersama Demi Kesatuan

"bertujuan untuk menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, Saling menghargai,saling menghormati dan saling percaya diantara masyarakat yang terdiri dari berbagai suku,ras atau etnis"
Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Solok Selatan membuka Kegiatan Penguatan Pembauran kebangsaan di Aula Kantor Camat Sangir, Selasa (23/7) (KLIKPOSITIF/Khadijah)

PADANG ARO, KLIKPOSITIF - Bupati Solok Selatan diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan membuka Kegiatan Penguatan Forum Pembauran bagi anggota Forum Pembauran Kebangsaan (FPK),Etnis/Paguyuban Se-kabupaten Solok Selatan.

"Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal satu sama lain", Kata Putra Nusa, di Padang Aro, Selasa (23/7).

Selain itu imbuhnya, Konstitusi Juga menyatakan NKRI terdiri dari berbagai suku dan etnis dan berbagai pulau.

Pepatah mengatakan dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, Di Minangkabau ungkapnya, masyarakatnya sangat terbuka terhadap etnis yang datang dan menetap di daerah itu.

"Dibuktikan tidak adanya suku atau etnis yang diusir dari ranah Minang, bahkan saudara-saudara dari berbagai etnis yang datang dianggap sebagai keluarga sendiri disaat telah mengaku sebagai anak kemenakan salah satu suku di ranah Minang ini", Jelasnya.

Badan kesbangpol Provinsi diwakili Kabid Ideologi dan wasbang Firdaus, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, Saling menghargai,saling menghormati dan saling percaya diantara masyarakat yang terdiri dari berbagai suku,ras atau etnis.

"Forum ini sebagai wadah informasi, komunikasi dan kerjasama antar warga sehingga menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan guna menerima kemajemukan dalam wadah NKRI", Jelasnya.

Senada Kepala Kantor Kesbangpol Solok Selatan Alifis berharap kegiatan tersebut semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan didaerah itu, karena Solok Selatan berpenduduk multi etnis dan suku budaya.

"Di daerah ini selain Minang, juga ada Batak, Sunda, Timor, Kerinci, Melayu, kita berterima kasih kepada pihak Provinsi Sumbar karena melaksanakan kegiatannya di daerah ini", ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan itu selain dihadiri oleh perwakilan berbagai suku tersebut juga dihadiri Badan ... Baca halaman selanjutnya