Dilantik Wawako, Eko Febrianto Resmi Pimpin Karang Taruna Kota Solok

"Reinier berpesan, Karang Taruna yang berisikan generasi muda energik harus mampu mengambil peran aktif dalam setiap derap langkah pembangunan di kota Solok kedepannya."
Wawako Solok, Reinier melantik kepengurusan baru karang taruna kota Solok periode 2019-2024. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Eko Febrianto dipercaya sebagai ketua Karang Taruna kota Solok periode 2019-2024 mendatang. Tokoh muda asal Sinapa Piliang tersebut menggantikan ketua sebelumnya yang dijabat Sulfi Alhamdi.

Pelantikan pengurus karang taruna kota Solok yang baru, langsung dilakukan ketua Majlis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) kota Solok, Reinier, Selasa (16/7) di aula kantor Bappeda, kota Solok.

Turut hadir Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Abdul Gafar, Kepala Dinas Sosial Kota Solok, Rosavella, Ketua Karang Taruna Provinsi Sumatera Barat, Ketua Organisasi Kepemudaan, Kepala OPD terkait, Camat serta Lurah.

Terhadap kepengurusan yang baru, Reinier berpesan, Karang Taruna yang berisikan generasi muda energik harus mampu mengambil peran aktif dalam setiap derap langkah pembangunan di kota Solok kedepannya.

"Kedepan, Karang taruna Kota Solok harus betul-betul mampu melahirkan program kerja nyata ditengah masyarakat, tentunya dengan memanfaatkan seluruh sumberdaya yang ada," ungkap Wawako Solok.

Untuk itu, Reinier meminta kepengurusan yang baru agar intens dalam menjalin komunikasi ke segala lini. Baik ke pengurus karang taruna ditingkat kecamatan maupun yang ada di setiap kelurahan maupun ke pihak terkait lainnya.

Dikatakannya, generasi muda merupakan cerminan kota Solok masa depan. Banyak peran yang bisa dilakukan tokoh-tokoh dan pemuda kota Solok untuk lebih menghidupkan nuansa berkehidupan ditengah masyarakat.

"Karang taruna harus mampu mendorong terwujudnya generasi muda yang jauh dari narkoba dan penyakit masyarakat lainnya. Mari bergandengan tangan dalam melawan narkoba untuk kota Solok yang lebih baik," tutup Reinier.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, H.Abdul Gafar menyampaikan saat ini, dari 923 nagari/kelurahan yang ada di Sumatera Barat, hanya ada 890 karang taruna yang aktif. Sementara untuk tingkat ... Baca halaman selanjutnya