Bolos Kerja di Hari Pertama, 7 ASN Pemko Solok Bakal Disanksi

Pimpin Apel, Wawako Reinier Tegaskan Sanksi bagi ASN yang Bolos kerja di hari pertama
Pimpin Apel, Wawako Reinier Tegaskan Sanksi bagi ASN yang Bolos kerja di hari pertama (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Apel bersama menandai hari pertama masuk kerja Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemerintah kota (Pemko) Solok pasca cuti lebaran 1440 Hijriah. Upacara yang dilangsungkan di halaman Balaikota Solok dihadiri langsung Walikota (Wako) Zul Elfian dan Wakil Walikota (Wawako) Reinier, Senin (10/6).

Wawako Solok, Reinier yang didaulat sebagai inspektur apel mengatakan, meskipun masih dalam suasana lebaran, pegawai dilingkungan Pemko Solok harus tetap bekerja seperti biasa.

"Jangan jadikan suasana libur lebaran alasan untuk bermalas-malasan bekerja, apalagi untuk menambah masa liburan, semua harus kembali bekerja seperti biasa," tutur Reinier dihadapan ribuan pegawai kota Solok.

Baca Juga

Ditegaskan Reinier, pihaknya akan menindak tegas pegawai yang kedapatan membolos tidak masuk kerja tanpa ada uzur atau alasan yang diperbolehkan Sesuai aturan yang berlaku. Jika membandel sanksi siap menanti.

"Mari kita tumbuhkan semangat kerja baru pasca libur lebaran, banyak pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih lagi, tidak sedikit masyarakat yang menunggu dibukanya pelayanan," pinta Reinier.

Menurutnya, nilai-nilai yang tertanam selama melatih diri dalam bulan Ramadhan bisa diaplikasi dalam keseharian ASN. terutama soal kedisiplinan dan kejujuran dalam bekerja . Jangan biarkan nilai-nilai positif yang kita tanam dibiarkan begitu saja pasca Ramadan.

Apabila disiplin sudah tertanam dalam diri pegawai, secara tidak langsung nantinya akan dapat memacu etos kerja seluruh pegawai. Semua itu secara sederhana dapat dilihat dari hasil kerja yang dilakukan.

Usai apel bersama, Wako dan Wawako Solok menyempatkan diri halal bi halal dengan segenap ASN pemerintah kota Solok yang hadir, sehingga semakin mempererat hubungan silahturahmi antara pimpinan daerah dan pegawai.

Sementara itu secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) kota Solok, Hendaukhtri mengatakan, tingkat kehadiran ASN dihari pertama masuk kerja cukup tinggi.

Tercatat, dari hasil absensi dinas terkait, hanya ada 7 orang pegawai yang tidak hadir tanpa ada keterangan. Untuk ketujuh ASN bersangkutan, nantinya akan diberikan sanksi administratif dari pimpinan OPD masing-masing.

"Bagi mereka yang tidak hadir, akan diberlakukan pemotongan tunjangan kinerja sebanyak 5 %, sesuai dengan Peraturan Walikota Solok tentang tunjangan perbaikan penghasilan," sebut Hendaukhtri melalui ponselnya.

[Syafriadi]

Editor: Khadijah