Safari Ramadhan ke Kota Solok, Wagub Ingatkan Bahaya Narkoba dan LGBT

Wagub Sumbar, Nasrul Abit menyerahkan bantuan dari Pemprov Sumbar untuk Masjid Syukur
Wagub Sumbar, Nasrul Abit menyerahkan bantuan dari Pemprov Sumbar untuk Masjid Syukur (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Memasuki malam ke 7 Ramadan 1440 Hijriah, Tim Safari Ramadan Provinsi Sumatera Barat berkunjung ke kota Solok . Tim yang diketuai oleh Wakil Gubernur, Nasrul Abit bersafari di Masjid Syukur, Simpang Rumbio, Sabtu malam (11/5).

Kedatangan tim dari provinsi sebelumnya disambut oleh Wako Zul Elfian dan Wawako Solok , Reinier di Rumah Dinas untuk berbuka bersama. Turut hadir Forkompinda, pimpinan OPD, dan masyarakat.

baca juga: Kota Solok Kembali Perpanjang PSBB Hingga 7 Juni 2020

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit ketika bersafari Ramadan di Masjid Syukur mengingatkan pemerintah kota Solok dan masyarakat akan bahaya berbagai bentuk penyakit dan kejahatan yang dapat merusak.

"Saat ini kita dihadapkan dengan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba pada generasi muda, sudah sangat mengkhawatirkan," ungkap Nasrul Abit mengingatkan.

baca juga: Halalbihalal Via Zoom oleh PLN Sumbar Bersama Stakeholder

Selain itu, ulas Wagub, yang tak kalah mencemaskan belakangan ini di berbagai daerah di Sumatera Barat dengan kembali munculnya perilaku-perilaku seks menyimpang atau yang dikenal dengan LGBT.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk memerangi berbagai penyakit yang berkembang ditengah masyarakat, namun belum begitu berjalan maksimal. Perlu dukungan seluruh tokoh, dan segenap lapisan masyarakat.

baca juga: Tunggu Arahan Provinsi, Kota Solok Bersiap Laksanakan New Normal

"Jika kita tidak serius menanggapi berbagai persoalan ini, kita terancam kehilangan generasi-generasi terbaik yang akan meneruskan pembangunan bangsa dan negara," ulas Nasrul Abit.

Sementara itu, Walikota Solok H. Zul Elfian menuturkan, pemerintah kota Solok tidak pernah berhenti dan mendorong pemberantasan penyalahgunaan narkoba dan perilaku menyimpang serta bentuk penyakit lainnya.

baca juga: Pegawai LP Sijunjung Asal Solok Positif COVID-19

Banyak program yang dilakukan untuk meminimalisir berbagai perilaku negatif ditengah masyarakat. Salah satunya dengan pendekatan secara agamais melalui ceramah agama Ustaz, Mubalig dan Da'i.

"Begitu juga dengan penyuluhan-penyuluhan akan bahaya narkoba bagi pelajar, Aparatur pemerintah hingga tokoh-tokoh masyarakat. Kita juga sudah membentuk kampung anti narkoba di kelurahan-kelurahan," terang Zul Elfian.

Dalam kesempatan itu, rombongan safari ramadan provinsi juga memberikan bantuan senilai 20 juta rupiah untuk masjid Syukur, Simpang Rumbio.

[Syafriadi]

Penulis: Khadijah