Tumbuhkan UMKM, Pemko Solok Dorong Kemudahan Akses Permodalan

Wawako Solok, Reinier ketika meninjau usaha pertanian masyarakat di KTK kota Solok
Wawako Solok, Reinier ketika meninjau usaha pertanian masyarakat di KTK kota Solok (Ist)

SOLOK KOTA , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota (Pemko) Solok terus mendorong berkembangnya Usaha Kecil Menengah (UKM) masyarakat. Selain memberikan pembinaan dan pendampingan, Pemko Solok terus membuka ruang untuk penguatan permodalan dari berbagai pihak.

Menurut Wakil Walikota (Wawako) Solok , Reinier, persoalan permodalan memang kerap menjadi batu sandungan untuk pengembangan usaha bagi masyarakat. Keterbatasan modal memaksa usaha masyarakat jalan ditempat.

baca juga: Satu-satunya Pasien COVID-19 Sembuh, Kota Solok Bebas Corona

"Penguatan Modal usaha merupakan hal yang sangat penting bagi pelaku UMKM, makanya kita terus berusaha membuka ruang agar seluruh pelaku UU MKM mendapat ruang terhadap akses bantuan permodalan," ungkap Reinier, Senin (6/5).

Penguatan permodalan usaha masyarakat bisa diakses melalui lembaga perbankan maupun yang sifatnya non perbankan. Tentunya, memang ada sejumlah prasyarat yang mesti terlebih dahulu dipenuhi oleh pemilik usaha.

baca juga: Pemko Solok Bagikan Sembako Bagi Relawan

Untuk bantuan perbankan, sebut Reinier, terbuka ruang bagi seluruh pelaku usaha untuk mengakses bantuan berupa pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR). tentunya, bantuan modal yang diajukan sesuai dengan kapasitas usaha yang ada.

Selain jalur perbankan, juga ada berbagai bentuk bantuan permodalan yang sifatnya kemitraan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Seperti yang dilakukan oleh PT. Bukit Asam beberapa waktu lalu.

baca juga: Tenggelam di Embung, Seorang Pelajar Solok Meninggal Dunia

Setidaknya, untuk tahap pertama, PT. Bukit Asam menyalurkan bantuan dana program kemitraan senilai 1 Milyar bagi salah satu kelompok usaha pengolahan dan budidaya ikan, Kota Solok .

"Jika usaha yang dilakukan masyarakat dijalankan dengan baik, maka kita sangat yakin, nantinya berbagai lembaga keuangan akan berkenan untuk memberikan bantuan permodalan," ulas Reinier.

baca juga: Tagana Kota Solok Kembangkan Budikdamber, Alternatif Usaha di Tengah Wabah Corona

Reinier juga menghimbau masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan bantuan permodalan yang diberikan oleh berbagai pihak, jangan sampai berujung pada kredit macet karena akan menyulitkan pelaku usaha itu sendiri.

"Lakukan usaha dengan jujur, ukur kemampuan dan peluang usaha kita untuk berkembang dengan bantuan yang diberikan. Gunakan bantuan untuk pengembangan usaha, bukan untuk hal yang sifatnya konsumtif dan bentuk lainnya," tutur Reinier.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM kota Solok , Dedi Asmar menjelaskan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Solok terus menunjukkan pertumbuhan yang cukup menggembirakan.

Untuk saat ini ada sekitar 500 lebih Usaha Mikro Kecil Menengah yang aktif di kota Solok . Memang mayoritas bergerak dibidang perdagangan sementara sektor lainnya didominasi usaha dibidang pertanian, perikanan dan lainnya.

Jumlah itu terus meningkat dibanding tahun lalu yang hanya tercatat sekitar 411 UMKM. Peningkatan jumlah itu, tidak terlepas dari perhatian dan bantuan permodalan yang semakin mudah diakses oleh setiap pelaku usaha kecil.

[Syafriadi]

Penulis: Khadijah