Hardiknas 2019 kota Solok, Dandim: Manfaatkan Teknologi Untuk Kemajuan Pendidikan

Dipimpin Dandim 0309/Solok, upacara peringatan Hardiknas 2019 berjalan khidmat di halaman Balaikota Solok
Dipimpin Dandim 0309/Solok, upacara peringatan Hardiknas 2019 berjalan khidmat di halaman Balaikota Solok (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota (Pemko) Solok menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019 di halaman kantor Balaikota Solok , Kamis (2/5). Bertindak sebagai inspektur upacara Dandim 0309/ Solok Letkol Arh. Priyo Iswahyudi.

Upacara rutin yang digelar setiap tahun itu diikuti jajaran pejabat dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI-Polri, ASN, Mahasiswa dan pelajar se kota Solok .

baca juga: Jelang Lebaran, ASN Pemko Solok Berbagi Paket Sembako

Dalam amanat Mentri pendidikan, Dandim 0309/ Solok mengatakan, perhatian pemerintah saat ini mulai bergeser dari pembangunan infrastruktur ke pembangunan sumber daya manusia atau sektor pendidikan.

"Kekuatan sektor pendidikan dan kebudayaan menemukan urgensinya. Untuk itulah, Hardiknas tahun 2019 mengangkat tema Penguatan pendidikan dan memajukan kebudayaan," papar Priyo Iswahyudi.

baca juga: Kasus COVID-19 di Kotobaru Solok, 60 Orang Negatif, 3 Orang Uji Ulang

Tema ini, mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai kebudayaan guna membingkai hadirnya SDM berkualitas untuk Indonesia yang berkemajuan.

Pembangunan SDM menekankan dua penguatan, pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja. Dalam pendidikan karakter, membentuk insan berakhlak mulia, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti luhur.

baca juga: 4 Warga Solok Dihadang Harimau, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Sementara, ikhtiar membekali keterampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan. Tentu, semua itu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalan dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah.

Dijelaskan Dandim, Perkembangan teknologi dapat mempengaruhi cara berpikir, berperilaku dan karakter peserta didik. Untuk itu pola pendidikan harus menanamkan penguatan karakter dan jati diri bangsa.

baca juga: Pemko Solok Salurkan Bantuan dari Pegadaian Solok

"Saat ini, peserta didik didominasi Generasi Z yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi. Kemajuan teknologi banyak manfaatnya namun jika tidak bijak, akanmembawa pada pengaruh buruk," kutip Dandim.

Untuk itu, pihak penyelenggara pendidikan bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menguatkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya. Pendidikan yang dikuatkan dari keluarga, Sekolah dan masyarakat.

Hardiknas menjadi momentum dalam mengkonsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, keterampilan dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

"Penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para insan pendidikan dan kebudayaan, terutama kepada para pendidik dan tenaga kependidikan serta seluruh pihak yang mendukung kemajuan sektor pendidikan," tutupnya.

[Syafriadi]

Penulis: Khadijah