Bulan Puasa, Pemko Solok Minta Masyarakat Tak Buka Warung Kelambu

"Aktivitas jual beli makanan dan minuman pada warung kelambu pada siang hari selama bulan puasa dikhawatirkan akan menggangu masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa"
Wako Solok, Zul Elfian dan Wawako Solok, Reinier. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Menyonsong datangnya bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemko) Solok kembali menghimbau pengusaha rumah makan dan restoran serta kedai minuman untuk tidak buka pada siang hari selama bulan puasa.

Imbauan itu diberikan lantaran masih banyak juga ditemukan pada bulan puasa sebelumnya, oknum masyarakat yang sepatutnya berpuasa tanpa uzur, namun masih makan dan minum siang hari di warung kelambu.

"Aktivitas jual beli makanan dan minuman pada warung kelambu pada siang hari selama bulan puasa dikhawatirkan akan menggangu masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa," ungkap Walikota Solok Zul Elfian melalui Kabag Humas, Nurzal Gustim, Jum'at (3/5).

Pemko Solok juga mengajak masyarakat untuk meramaikan masjid dan mushalla dengan berbagai amal ibadah baik yang sifatnya Fardu maupun sunat. Dengan memperbanyak amal ibadah, maka dengan sendirinya perbuatan maksiat akan terjauhi.

Salah satu yang perlu jadi perhatian masyarakat di bulan puasa terkait keamanan dan ketertiban lingkungan tempat tinggal untuk mengantisipasi berbagai tindak kejahatan seperti pencurian dan lainnya.

"Tingkatkan kewaspadaan kita dengan kehadiran orang asing, jika ada hal-hal atau gelagat mencurigakan, masyarakat harus segera melapor pada pihak yang berwenang," ulas Nurzal Gustim.

Untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran dan ancaman kejahatan pencurian tersebut, masyarakat juga diajak untuk memastikan agar meninggalkan rumah dalam kondisi aman dari api dan dalam keadaan terkunci.

Pastikan kompor atau tungku yang baru siap digunakan dalam keadaan mati dan tidak meninggalkan bara api, terkadang banyak juga yang alfa sehingga bisa memicu terjadinya ... Baca halaman selanjutnya