Masuk Nominasi Tingkat Sumbar, Forikan Kota Solok Dinilai Tim Provinsi

Wawako Solok, Reinier menyambut kedatangan tim penilai Forikan Provinsi di kantor lurah Tanjung Paku
Wawako Solok, Reinier menyambut kedatangan tim penilai Forikan Provinsi di kantor lurah Tanjung Paku (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Berhasil masuk 2 nominasi tingkat Sumbar, Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) kota Solok yang diwakili kelurahan Tanjung Paku mendapat kunjungan tim penilai dari provinsi, Sabtu (4/5) di kantor lurah Tanjung Paku.

Kedatangan tim yang diketuai Ny. Dewi Nofita disambut langsung Wakil Walikota Solok Reinier, Wakil Ketua Forikan kota Solok , Ny. Elfia Reinier, pimpinan OPD terkait dan segenap pengurus Forikan se kota Solok .

baca juga: Kota Solok Kembali Perpanjang PSBB Hingga 7 Juni 2020

Di kesempatan itu, Ny. Dewi Nofita mengatakan, dalam penilaian Forikan tahun ini kota Solok berhasil masuk dalam dua nominasi tingkat provinsi yakni Kelembagaan Forikan dan Implementasi Paud.

"Makanya kami datang untuk melakukan  verifikasi lanjutan. Selain itu juga akan dilakukan wawancara dengan pengurus Forikan, Tokoh Masyarakat dan masyarakat sehingga terlihat bagaimana pengelolaan Forikan di kota Solok ," terang Ny. Dewi Novita.

baca juga: Halalbihalal Via Zoom oleh PLN Sumbar Bersama Stakeholder

Sementara itu, Wakil Ketua Forikan Kota Solok Ny. Elfia Reinier menjelaskan, Gerakan memasyarakatkan makan ikan memang telah menjadi program nasional yang merambah hingga ke seluruh daerah.

Implementasinya telah dilaksanakan oleh sektor terkait di pemerintah, swasta dan organisasi lain. Begitu juga di kota Solok , Forikan sejauh ini telah berperan aktif dalam rangka meningkatkan konsumsi ikan ditengah masyarakat.

baca juga: Tunggu Arahan Provinsi, Kota Solok Bersiap Laksanakan New Normal

Hal ini terbukti dengan peningkatan konsumsi ikan bagi masyarakat Kota Solok . Pada Tahun 2016 konsumsi ikan Kota Solok 32,47 Kg/Kapita/Tahun, dan pada Tahun 2017 meningkat menjadi 33,42 Kg/Kapita/Tahun.

Selanjutnya, disetiap kelurahan sudah memiliki kelembagaan forikan, guna memudahkan pemerintah dalam mensosialisasikan gemar makan ikan kepada masyarakat sampai ke lapisan bawah.

baca juga: Pegawai LP Sijunjung Asal Solok Positif COVID-19

"Seluruh Forikan kelurahan telah bekerjasama dengan PKK, PAUD, Dasawisma, Posyandu dan Pokdakan di Kota Solok sehingga program peningkatan konsumsi ikan sudah terintegrasi secara kelembagaan," ungkap Elfia Reinier.

Wakil Wali Kota Solok Reinier menyampaikan, seiring dengan berbagai sosialisasi dan penyuluhan serta kerjasama lintas lembaga, masyarakat kian memahami arti penting mengkonsumsi ikan.

"Ikan sebagai sumber protein hewani kaya akan beragam manfaat, selain itu harganya juga terjangkau oleh semua kalangan," sebut Reinier.

Peningkatan konsumsi ikan ditengah masyarakat juga dirasakan manfaatnya oleh peternak ikan, Kelompok dan usaha Budidaya Ikan (Pokdakan) juga semakin berkembang. Baik sistem tambak maupun Mina padi.

[Syafriadi]
 

Penulis: Khadijah