Tolak Politik Uang, Wawako Solok Ajak Mahasiswa Ikut Kawal Pemilu

"Menyongsong pemilihan umum serentak 17 April 2019 mendatang, Wakil Walikota Solok, Reinier mengajak mahasiswa menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani."
Wawako Solok, Reinier ingatkan mahasiswa bahaya politik uang dan Golput. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Menyongsong pemilihan umum serentak 17 April 2019 mendatang, Wakil Walikota (Wawako) Solok, Reinier mengajak mahasiswa menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani. Serta, menolak berbagai bentuk politik uang.

"Jangan tergiur dengan uang yang ditawarkan, itu hanya kenikmatan sesaat tapi kita akan merasakan resikonya selama lima tahun," ungkap Reinier ketika sosialisasi Politik Hukum, Budaya Politik, dan Etika Demokrasi, Selasa (19/3) di Kesbangpol Kota Solok.

Dihadapan peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing perguruan tinggi di kota Solok itu, Reinier menekankan bahaya dan resiko dari politik uang yang pada ujungnya akan merugikan masyarakat.

Sikap menolak politik uang dan menolak Golput (tidak mencoblos) merupakan cikal bakal dalam membentuk jiwa kepemimpinan bagi generasi muda. Generasi muda harus memupuk jiwa pemimpin yang amanah dan jujur sejak dini.

Reinier berharap, Mahasiswa sebagai agen of change dan kontrol sosial turut andil dalam mencerdaskan masyarakat. Tidak terkecuali dalam hal politik, sebab mahasiswa tentu memiliki pemahaman dan pengetahuan yang cukup untuk merangkul masyarakat.

"Minimal, mari kita mulai dari diri sendiri dengan menolak Golput dan berbagai bentuk politik uang. Kemudian tularkan kepada keluarga dan lingkungan masyarakat," ajak Reinier yang turut didampungi Kepala Kantor Kesbangpol Kota Solok Fidliwendy Alfi.

Reinier menjelaskan, pemilu menjadi bentuk kedaulatan rakyat untuk menentukan wakilnya, mulai dari DPRD Kabupatan/kota, DPRD Provinsi, DPRD-RI, termasuk DPD dan Presiden.

Anggota legislatif dan eksekutif merupakan representasi dari suara masyarakat. Untuk itu, ulasnya, masyarakat ... Baca halaman selanjutnya