PSC 119 Smash Care's, Melayani Tanpa Harus Menunggu

"Inovasi layanan kesehatan berbasis Call Center 119 itu, beranjak dari sejumlah kasus lambannya penanganan kegawatdaruratan di Kota Solok"
Petugas PSC 119 Smash Care's kota Solok menjemput warga yang sakit (Ist)
Solok yakni Smash Care's.

Program ini lebih kepada kemauan daerah untuk "jemput bola" dalam melayani kesehatan masyarakat saat dalam kondis darurat. Dengan kata lain, pemerintah sebagai penyedia layanan kesehatan tidak mesti selalu menunggu. Namun, harus memberikan layanan sampai ke jenjang rumah warga.

Sederhananya, sebut Wali Kota Solok, pelayanan kesehatan ini dilakukan dengan mendatangkan langsung dokter dan ahli medis ke rumah masyarakat. Program ini ditujukan untuk melayanani kondisi gawat darurat pra hospital.

"Tingginya angka kasus kecelakaan lalu lintas dan penyakit emergensi lainnya misalnya stroke dan penyakit kardiovaskular, memerlukan terobosan layanan kesehatan yang bersifat cepat dan berkualitas," kata Zul Elfian, Sabtu (12/1).

Wali Kota berharap, dengan program ini, warga Kota Solok dapat mengakses layanan kesehatan lebih luas, cepat dan berkualitas."Jangan biarkan pasien mencari. kita (pemerintah) yang harus berusaha untuk mendekatkan layanan pada masyarakat. Jangan biarkan pasien terombang-ambing, apalagi sampai ditolak pelayanan rumah sakit," tutur Zul Elfian.

Memaksimalkan layanan ini, Pemko Solok telah menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan. Mulai dari petugas medis, sarana kesehatan tingkat pertama sampai kerjasama dengan sejumlah rumah sakit. Begitu juga dengan ketersediaan ambulance yang di siagakan 24 jam.

PSC 119 Smash Care's sudah memiliki 4 ambulance yang ditempatkan di dua posko, 1 di kecamatan Lubuk Sikarah persisnya di Puskesmas Tanah Garam dan 1 lagi di kecamatan Tanjung Harapan atau di Rumah Sakit Tumbuh Kembang Anak.

Untuk memaksimalkan jalannya program, PSC 119 Smash Care's, digerakkan oleh 78 personil yang terdiri dari Sopir Ambulance, Perawat, Bidan hingga dokter yang siaga di masing-masing Puskesmas. Dalam penanganan setiap permintaan layanan kesehatan, tenaga kesehatan yang dikirim akan melakukan analisa medis, apakah pasien akan dirawat di rumah atau dirujuk ke Puskesmas ... Baca halaman selanjutnya