Wabup Pasaman Lepas Ratusan Siswa SMKN I Lubuk Sikaping Ikuti PKL

"pelaksanaan PKL untuk siswa kelas 11 PKL tahun ini merupakan angkatan ke-34 yang dilaksanakan dalam empat gelombang"
Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama saat memberikan arahan kepada ratusan siswa (Ist)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama melepas secara resmi ratusan siswa-siswi Praktek Kerja Lapangan (PKL) dari SMKN 1 Lubuk Sikaping menuju dunia usaha atau industri, Rabu 2 Januari 2019. Pelepasan dilakukan di gedung pertemuan Syamsiar Thaib.

Hadir Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Syofrizal, Kepala SMKN 1 Lubuk Sikaping, Muslim, pengawas, majelis guru serta pimpinan dunia usaha dan industri.

Kepala SMKN 1 Lubuk Sikaping, Muslim mengatakan, pelaksanaan PKL untuk siswa kelas 11 PKL tahun ini merupakan angkatan ke-34 yang dilaksanakan dalam empat gelombang. Dengan jumlah peserta sebanyak 375 orang, berasal dari enam program studi.

"Gelombang pertama, mulai pada 2 Januari, hingga April 2019. Gelombang kedua, dilaksanakan Apri-Juni, gelombang ketiga, Juli-September. Berikutnya, gelombang keempat, Oktober-Desember," kata Muslim didampingi Koordinator Pojka PKL, Ratna Wilis.

Menurut Muslim, enam program studi itu, Akuntansi dan Keuangan Lembaga sebanyak 96 orang, Bisnis Daring dan Pemasaran 61 orang, Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran 100 orang, Rekayasa Perangkat Lunak 58 orang, Tata busana 31 orang serta Teknik dan Gambar Bangunan 28 orang.

Wilayah sasaran PKL mencakup Kabupaten Pasaman dan Kota Bukittinggi. Waktu pelaksanaan PKL ini selama 6 bulan. Para siswa PKL sudah terlebih dahulu diberi pembekalan, tata krama, etika profesi dan pengisian jurnal harian oleh masing-masing guru pembimbing di sekolah.

Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Syofrizal berpesan, agar siswa peserta PKL dapat menjaga nama baik sekolah, harus disiplin, jaga etika dan tata krama ditempat praktek di dunia usaha atau industri.

"Apa yang diterima di sekolah, tolong diterapkan. Serap ilmu dunia usaha tempat nanda praktek. Apapun bentuk peraturan ditempat praktek harus dipatuhi" sebutnya.

Sementara itu Wabup Atos Pratama, berharap tetap ada ... Baca halaman selanjutnya