Penuhi 100 % Akses JSP, Kota Solok Jadi Daerah Pertama Deklarasi ODF di Sumbar

"Menurut Sekda Kota Solok, Rusdianto, salah satu cara mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat ialah dengan menerapkan ODF."
Sekda Kota Solok, Rusdianto tekankan pentingnya peranan semua pihak mendukung perilaku hidup bersih dan sehat (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Kota Solok menjadi daerah pertama yang mendeklarasikan diri sebagai kota Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BBABS) di Provinsi Sumatera Barat.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Pleno Hasil Sidang Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Tingkat Kota Solok Tahun 2018, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Solok, Selasa (4/12).

Turut menyaksikan deklarasi tersebut, koordinator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Provinsi Sumatera Barat Divera Nurdin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok Ambun Kadri, serta seluruh Camat dan lurah se Kota Solok.

Menurut Sekda Kota Solok, Rusdianto, salah satu cara mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat ialah dengan menerapkan ODF. Sementara itu, untuk Saat ini akses ODF di Kota Solok sudah mencapai 100%.

"Seluruh masyarakat harus menyadari bahwa kesehatan memang sangat penting, dan sangat mahal. Untuk itulah, mari kita hindari segala penyakit dengan memulai dan senantiasa berperilaku hidup bersih dan sehat," ungkap Rusdianto.

Sepanjang tahun 2018 tercatat, akses kepemilikan Jamban Sehat Permanen (JSP) sudah terdapat bagi lebih kurang 11.823 Kepala Keluarga (KK) dari total 18.704KK yang terdata di Kota Solok.

"Namun untuk akses, Kota Solok sudah berhasil memiliki 100 % JSP. Tahun 2019, kita targetkan seluruh Kepala Keluarga memiliki JSP. Jika belum bisa, kita akan melakukan Jamban Sehat Semi Permanen (JSSP) terlebih dahulu," tambah Kadis Kesehatan, dr. Ambun Kadri.

Koordinator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Provinsi Sumatera Barat, Divera Nurdin mengatakan, Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat ... Baca halaman selanjutnya