Rapat Kerja FKUB, Bupati: Kerukunan Hidup Beragama Kebutuhan dalam Bermasyarakat

"Tanpa adanya kerukunan hidup beragama, tentunya itu akan menyebabkan berbagai masalah dan menimbulkan stagnasi dan kemandekan dalam bermasyarakat"
Bupati Pasaman Yusuf Lubis membuka rapat kerja FKUB (Ist)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Bupati Pasaman Yusuf Lubis membuka secara resmi rapat kerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) 2018 di Lubuk Sikaping, Selasa 4 Desember 2018.

Rapat kerja FKUB 2018 turut hadir kepala SKPD, kepala kantor kementrian Agama, Pimpinan beserta pengurus FKUB Pasaman.

Bupati Yusuf Lubis menyampaikan, masyarakat Pasaman merupakan masyarakat majemuk dari segi budaya, suku dan agama, sungguh suatu karunia yang patut dibanggakan karna dapat hidup berdampingan dengan baik, tentram,aman dan damai.

“Hal itu sesuai dengan tekad kita menjadikan masyarakat Pasaman Sejahtera, Agamais dan Berbudaya” ujarnya.

Tanpa adanya kerukunan hidup beragama, lanjutnya, tentunya itu akan menyebabkan berbagai masalah dan menimbulkan stagnasi dan kemandekan dalam bermasyarakat. Untuk menumbuhkan kerukunan umat beragama, perlu saling pengertian, pemahaman dan pengetahuan tentang kerukunan hidup umat beragama katanya.

Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 pada alinia ke IV dimuat rumusan Pancasila, setiap warga negara bebas memilih agama yang diyakini dalam kehidupannya, pemerintah menjamin kebebesan tersebut dibunyikan dalam pasal 29 ayat 1 dan 2 .

"Kita berharap kerukunan antar umat beragama di Pasaman senantiasa dapat terjaga dan terpelihara dengan baik. Jangan mudah terpropokasi dengan hasutan dan isu-isu murahan" harapnya.

Seperti diketahui di Pasaman kerukunan hidup antar umat baragama sudah terjalin sangat lama dan dapat hidup berdampingan sutu sama lainnya.

[Man St Pambangun]