Pengalihan Pengelolaan TBS, Pemko Solok Turunkan Target PAD

"Makanya, target pendapatan dari sektor ini kita hapuskan dalam R-APBD kota Solok 2019, sebab sudah pindah wewenang pengelolaannya dari pemerintah daerah ke pusat"
Wako Solok Zul Elfian menjawab pandangan umum fraksi dalam sidang paripurna DPRD Kota Solok (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Pengalihan pengelolaan Terminal Bareh Solok (TBS) dari Pemerintah Kota (Pemko) Solok kepada pemerintah pusat cukup berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).  Akibatnya, Pemko Solok terpaksa menurunkan target pendapatan dari sektor jasa tersebut.

"Makanya, target pendapatan dari sektor ini kita hapuskan dalam R-APBD kota Solok 2019, sebab sudah pindah wewenang pengelolaannya dari pemerintah daerah ke pusat," sebut Walikota (Wako) Zul Elfian Solok menjawab pandangan Fraksi PAN, Rabu (14/11).

Kepindahan wewenang itu, membuat Pemko Solok menurunkan target PAD dari sebelumnya senilai 49 Milyar menjadi 48,8 Milyar lebih atau menurun sebanyak 0,21 persen.

Dijelaskan Wako, Perpindahan wewenang pengelolaannya sesuai dengan surat edaran Mentri Dalam Negri No. 120/253/SJ tentang penyelenggaraan urusan pemerintahan setelah ditetapkannya UU No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan Daerah.

Kendati Demikian, Pemerintah Daerah akan mengupayakan untuk peningkatan pengelolaan terhadap potensi-potensi Pendapatan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap PAD kota Solok.

Sementara itu, terkait pandangan Fraksi Golkar Indonesia Raya melalui jubirnya  Ramadhani  Kirana  Putra yang mempertanyakan penurunan belanja tidak langsung sebesar 7,06 persen dibanding tahun lalu, Wako Solok menjelaskan hal itu sudah disesuaikan dengan kebutuhan belanja pegawai.

"Untuk belanja hibah dan bansos disesuaikan dengan jumlah proposal yang masuk dan untuk belanja tidak terduga disesuaikan dengan realisasi tahun sebelumnya dan mengacu pada peraturan yang berlaku," terang Zul Elfian.

Sementara, untuk Belanja Langsung pada RAPBD Kota ... Baca halaman selanjutnya