RAPBD 2019, Pemko Solok Targetkan Pendapatan Daerah Rp 571,63 Milyar

"dari total estimasi penganggaran, nantinya akan dialokasikan untuk belanja daerah baik belanja lansung maupun belanja tidak langsung senilai Rp 657,95 Milyar"
Wako Solok Zul Elfian menyampaikan nota RAPBD tahun 2019 dalam sidang paripurna (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota (Pemko) Solok menargetkan pendapatan daerah senilai Rp 571,63 Milyar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Wali Kota (Wako) Solok, Zul Elfian saat menyampaikan nota RAPBD kota Solok tahun 2019 dalam sidang paripurna di kantor DPRD kota Solok, Senin (5/11).

Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Yutriscan dan didampingi wakil ketua Irman Yefri Adang serta Afdal Yandi. Tidak ketinggalan dihadiri segenap anggota legislatif kota Solok.

Dijelaskan Zul Elfian, dari total estimasi penganggaran, nantinya akan dialokasikan untuk belanja daerah baik belanja lansung maupun belanja tidak langsung senilai Rp 657,95 Milyar.

Dengan begitu, akan terjadi defisit senilai Rp. 86,3 Milyar. Kekurangan itu nantinya akan ditutupi dengan anggaran rencana penerimaan pembiayaan daerah yang ditarget sebesar Rp. 102,1 Milyar dengan perkiraan pengeluaran sebesar 15,8 Milyar.

Zul Elfian berharap dengan kerja keras semua pihak, yang dibarengi dengan tata kelola yang baik, APBD tahun 2019 bisa berjalan efektif dan efisien dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih jauh dirincikan Wako, dalam RAPBD kota Solok 2019 ditargetkan pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 48,8 Milyar. Jumlah itu memang berkurang senilai 0,21 persen dari target PAD tahun 2018.

Pendapatan dari pajak daerah ditarget sebesar Rp. 8,1 Milyar, dari retribusi daerah senilai Rp. 8,9 Milyar, berikut dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan senilai Rp. 11,01 Milyar dan pendapatan dari sumber lain yang sah senilai Rp. 20,8 Milyar.

Terkait nominal target belanja lansung, Pemko Solok memasang target sebesar Rp, 403, 5 Milyar dengan alokasi untuk pendidikan senilai Rp. 38,2 Milyar, kesehatan senilai Rp. 37, 4 Milyar,  PUTR sebesar Rp. 37, 1 Milyar.

Sementara untuk urusan Perumahan dan pemukiman ... Baca halaman selanjutnya