Berikan Penyuluhan, Wawako Solok Terus Pupuk Kewaspadaan Masyarakat Terhadap Narkoba

"meskipun telah banyak cara ditempuh untuk menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba namun belum begitu berjalan efektif."
Wakil Walikota Solok, Reinier memberikan penyuluhan bahaya narkoba di kelurahan IX Jorong (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Wakil Walikota Solok, Reinier mengajak semua pihak untuk terus aktif mendorong pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kota Solok.

Hal ini mengingat masih tingginya angka penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di kota berpenduduk lebih kurang 71.723 jiwa tersebut. Sudah masuk taraf mengkhawatirkan.

Letak daerah yang berada di persimpangan lalu lintas utama sumatera, membuat kota Solok sangat rentan dimasuki barang haram itu dari berbagai penjuru mata angin.

"Nyaris sekitar 70 persen penghuni lapas kelas II B Solok tersangkut kasus narkoba, dan cukup banyak dari warga Kita (kota Solok)," sebut Reinier, Selasa (9/10) ketika memberikan penyuluhan di kantor lurah IX Jorong, kota Solok.

Amat sangat disayangkan, cetusnya, kebanyakan yang terlibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba termasuk usia produktif dan generasi muda.

Diakui Reinier, meskipun telah banyak cara ditempuh untuk menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba namun belum begitu berjalan efektif.

Oleh karena itu, pemberantasan narkoba tidak bisa dengan hanya mengandalkan pemerintah, aparat hukum maupun BNK, tetapi peran aktif seluruh lapisan masyarakat harus ikut berperan memerangi peredaran narkoba.

"Komitmen dan langkah nyata untuk memberantas narkoba ini penting untuk kita bersama, tidak saja pemerintah dan aparat terkait namun tanpa dukungan masyarakat tidak akan berjalan dengan baik," tegas Reinier.

Berbagai langkah sudah tidak asing lagi dilakukan pemerintah kota Solok. Penyuluhan bahaya narkoba bagi pelajar dan masyarakat umum terus dilakukan, baik di sekolah-sekolah maupun kantor-kantor ... Baca halaman selanjutnya