Lindungi Masyarakat, Wawako Solok Minta Dinkes Awasi Peredaran Obat

"Kalau salah menggunakan obat, bukannya kesembuhan yang didapat tapi malah penyakit bisa bertambah parah"
Wawako Solok, Reinier ketika membuka Sosialisasi Gema Cermat bagi masyarakat kota Solok (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Wakil Walikota (Wawako) Solok Reinier mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dan selektif dalam penggunaan obat-obatan yang beredar di pasaran. Tatacara penggunaan dan penyimpanan obat harus dilakukan sebagaimana mestinya.

"Kalau salah menggunakan obat, bukannya kesembuhan yang didapat tapi malah penyakit bisa bertambah parah," papar Reinier ketika menjawab Klikpositif, Kamis (20/9).

Diakui Wawako, masih banyak ditemukan masyarakat yang kurang paham dengan penggunaan dan tatacara penyimpanan obat-obatan yang dibeli di pasaran, sehingga obat yang digunakan tidak sesuai dengan penyakit yang diidap.

Kondisi itu juga semakin diperparah dengan para pedagang obat yang cendrung juga tidak paham dengan penggunaan obat. Jika tidak diluruskan, maka kondisi itu akan terus berlanjut kedepannya.

Wawako Solok juga meminta dinas kesehatan kota Solok untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap toko-toko penjual obat yang terindikasi tidak memenuhi syarat dan izin resmi.

"Peredaran dan penjualan obat di kota Solok harus ada kontrol dari dinas kesehatan dan pihak terkait, sehingga terwujud rasa aman bagi masyarakat yang membutuhkan obat," papar Reinier.

Kendati demikian, Wawako meminta masyarakat untuk lebih cenderung mencegah penyakit dari pada mengobati. Langkah pencegahan bisa dilakukan melalui penerapan pola hidup dan pola makan yang sehat.

Dan yang tidak kalah penting, upaya menjaga lingkungan rumah dan pemukiman yang bersih dan sehat. Sederhananya, masing-masing masyarakat sadar akan arti penting kebersihan lingkungan untuk kesehatan.

"Jika semua pihak terkait sudah sadar akan arti pentingnya kesehatan maka secara otomatis upaya pencegahan akan lebih diutamakan daripada pengobatan, lingkungan bersih masyarakat sehat," sebut Reinier.

Sebelumnya, Sabtu (15/9), pemerintah kota Solok juga telah melakukan ... Baca halaman selanjutnya