Wako Solok Sampaikan Nota Ranperda Perubahan APBD Tahun 2018

"Diakuinya, memang terdapat penurunan sekitar 0,67 % terhadap pendapatan daerah yang umumnya berasal dari dana perimbangan, dana transfer dan sumber lainnya"
Walikota Solok Zul Elfian menyerahkan nota pengantar Ranperda perubahan APBD 2018 kepada Ketua DPRD Yutriscan (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Walikota (Wako) Solok Zul Elfian menyampaikan Nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2018 dalam sidang paripurna, yang digelar di gedung DPRD Kota Solok, Rabu (19/9).

Dalam sidang yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Solok, Yutriscan, Wako Zul Elfian menjelaskan, untuk penyesuaian terhadap Pelaksanaan APBD tahun anggaran berjalan 2018, perlu dilakukan melalui anggaran perubahan.

Menyikapi kebutuhan itu, Pemerintah Kota (Pemko) Solok telah melakukan penyesuaian sesuai mekanisme sebagaimana diatur dalam Permendagri nomor 13 tahun 2016 sebagaimana telah diubah beberapa kali dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011.

Dirincikan Wako Solok, secara umum, perubahan APBD kota Solok tahun 2018 meliputi Pendapatan Daerah yang semula ditarget Rp 581.106.973.000, dan setelah perubahan turun menjadi Rp 577.187.055.174.

Sementara Belanja Daerah, awalnya dianggarkan senilai Rp 713.760.424.601, setelah perubahan bertambah menjadi Rp 717.569.238.082, sehingga Defisit yang semula Rp 132.653.451.601, setelah perubahan terjadi penambahan menjadi Rp 140.382.182.908.

Diakuinya, memang terdapat penurunan sekitar 0,67 % terhadap pendapatan daerah yang umumnya berasal dari dana perimbangan, dana transfer dan sumber lainnya. target semula senilai Rp 581.106.973.000 menjadi Rp 577.187.055.174 setelah perubahan.

Namun, lanjut Zul Elfian, Penerimaan daerah dari sektor pendapatan Asli daerah (PAD) yang semula ditarget Rp 49.000.000.000,- secara umum tidak ada perubahan terkait nominalnya, hanya ada perubahan pada target penerimaan pajak dan retribusi ... Baca halaman selanjutnya