Peternak Antusias, Kontes Ternak Kota Solok Bakal Jadi Agenda Tahunan

"Mengingat potensi yang ada di kota Solok, bisnis beternak sapi sangat menggiurkan"
Wawako Solok, Reinier meninjau sapi peserta kontes di Lapangan Ampang Kualo, Kota Solok. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kota (Pemko) Solok menggelar kontes dan pameran ternak sapi ditingkat peternak lokal setempat. Sekitar sepuluh lebih peternak tercatat ikut meramaikan kontes perdana tersebut.

Menurut Wakil Walikota (Wawako) Solok Reinier, bisnis beternak sapi terbilang cukup menguntungkan. Apalagi jika dikelola dengan manajemen dan sistim tata kelola yang baik.

"Mengingat potensi yang ada di kota Solok, bisnis beternak sapi sangat menggiurkan," sebut Wawako Solok Reinier ketika membuka kontes ternak di Ampang Kualo, Rabu (12/9).

Ditegaskan Reinier, Pemerintah terus berupaya meningkatkan pembiayaan di subsektor peternakan khususnya ternak sapi. Salah satunya dengan memperbesar alokasi anggaran untuk peternakan sapi.

Semenjak tahun 2017 lalu, lanjut Reinier, alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) difokuskan terhadap Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwan).

“Dengan kombinasi program yang dijalankan pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu memacu produktivitas sapi di daerah, sehingga mampu memenuhi kebutuhan sapi lokal ," ungkapnya.

Pada dasarnya, terang Reinier, Upsus Siwab ditujukan untuk merubah mindset petani ternak terkait pola dan tata kelola peternakan selama ini yang masih bersifat tradisional.

Selama ini, beternak sapi masih merupakan usaha sambilan dengan pengelolaan dan manajemen yang masih sangat sederhana dan belum begitu dirasakan manfaatnya secara ekonomi oleh peternak.

"Kebanyakan ditengah masyarakat, ternak sapi jumlahnya masih terbatas dan hanya bersifat sebagai tabungan keluarga dan akan dijual ketika dibutuhkan," cetus Reinier.

Kedepan, ... Baca halaman selanjutnya