Hindari Penyalahgunaan Dana Desa, DPM Pasaman Gelar Rakor P3MD

"Rakor ini sebagai forum koordinasi dan evaluasi berkala lintas sektor dan lembaga yang menjadi stakeholder dalam pemanfaatan dana desa di Pasaman"
Rapat Koordinasi (Rakor) pembinaan, pengawasan dan evaluasi terhadap kegiatan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) tahun anggaran 2018 (Ist)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman gelar Rapat Koordinasi (Rakor) pembinaan, pengawasan dan evaluasi terhadap kegiatan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) tahun anggaran 2018.

Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan pencapaian dalam upaya meningkatkan desa/nagari yang mandiri dan sejahtera, serta dalam upaya meminimalisir penyalahgunaan dana desa.

"Rakor ini sebagai forum koordinasi dan evaluasi berkala lintas sektor dan lembaga yang menjadi stakeholder dalam pemanfaatan dana desa di Pasaman," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Pasaman, M. Ikhsan.

Rapat koordinasi ini berguna untuk memperkuat koordinasi dan mensinergikan pelaksanaan kegiatan dana desa tahun 2018 yang sudah tertuang dalam anggaran pendapatan belanja nagari.

Menurutnya, penyelenggaraan pemerintahan nagari berdasarkan Undang undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa, dan semuanya harus mempedomani terutama dalam penyelenggaraan pemerintah nagari.

"Tahun ini, alokasi dana desa untuk Kabupaten Pasaman sebesar Rp 39 miliar. Angka ini jauh lebih meningkat dibanding alokasinya pada 2017 lalu yang hanya sebesar Rp35 miliar" jelasnya.

Dengan semakin besarnya penyaluran dana desa dari pusat, maka nagari di Pasaman harus siap menjalankan dana desa tersebut.

Ia mengingatkan walinagari agar tidak bekerja sendirian dalam mengelola dana desa ini. Pengawasan dari Bamus nagari, camat dan tokoh masyarakat setempat dalam kegiatan tersebut.

Kemudian, Camat juga harus mampu mengawasi wali nagari mengelola bantuan dari pemerintah pusat ini. Sebab tidak semua walinagari memiliki latar belakang pendidikan yang memadai untuk mengelola administrasi keuangan dalam jumlah besar.

[Man St Pambangun]