Mengkhawatirkan, Wawako Solok Ajak Semua Pihak Perang Melawan Narkoba

"Yang paling beresiko menjadi sasaran peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba adalah generasi muda kita, itu yang harus kita lindungi"
Wawako Solok Reinier minta keseriusan semua pihak memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Tingginya angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba terutama jenis Ganja dan Shabu mengundang kekhawatiran banyak pihak, jika dibiarkan terus menerus maka akan mengancam keselamatan generasi muda kota Solok.

Sudah tak terbilang upaya penyuluhan dan pencegahan yang dilakukan pemerintah kota Solok bersama pihak terkait, baik di internal pemerintahan, tokoh masyarakat hingga menyentuh kalangan pelajar dan pemuda.

"Yang paling beresiko menjadi sasaran peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba adalah generasi muda kita, itu yang harus kita lindungi," sebut Wakil Wali Kota (Wawako) Solok menjawab Klikpositif, Jum'at (6/7).

Dari data Kesbangpol kota Solok, dalam periode Januari hingga Juni 2018, setidaknya ada sekitar 22 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kota Solok. Angka ini nyaris menyentuh setengah dari total kasus yang terjadi sepanjang tahun 2017 yang dikatakan menyentuh angka 55 kasus.

Reinier mengajak, semua pihak dan seluruh lini harus berperan aktif dalam menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Jangan sampai, narkoba menjerat anak-kemenakan. Saling menjaga dan mengingatkan sangat perlu dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.

"Kalau memang ada teman, sahabat maupun anggota keluarga yang terindikasi terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, silahkan laporkan. Dengan melaporkan bukan berarti kita benci tapi karena kita sayang," papar ketua BNK Kota Solok itu.

Selasa lalu, (3/7) Reinier menggelar pertemuan bersama Jajaran Polres Solok kota, Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) kota Solok, serta unsur Camat dan Lurah sebagai kota ... Baca halaman selanjutnya