Berikan Bantuan Program KRPL pada Masyarakat, Ini Harapan Bupati Pasaman

"pemanfaatan pekarangan dalam bentuk KRPL merupakan langkah alternatif dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi, guna menghadapi pertumbuhan penduduk dan konversi lahan yang semakin tinggi"
Ketua GOW Pasaman, Ny Mira Atos Pratama menyerahkan bantuan disaksikan bupati dan wakil bupati Pasaman (Ist)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Sebanyak tiga Kelompok Wanita Tani (KWT), satu keltan dan dua kelompok Dasawisma di Kabupaten Pasaman, Sumbar menerima bantuan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) senilai Rp50 juta dari Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat.

Adapun kelompok penerima bantuan tersebut, yakni KWT Tunas Mekar, Nagari Pintu Padang, Kecamatan Mapattunggul, KWT Rich Siliah Baganti, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, KWT Mawar Indah, Nagari Malampah, Tigonagari.

Berikutnya, Kelompok Tani Saiyo, Nagari Koto Rajo, Kecamatan Rao Utara. Kelompok Dasawisma Seroja I, Nagari Cubadak, Duokoto dan Dasawisma Mekar Sari, Nagari Lubuk Layang, Rao Selatan.

Bupati Yusuf Lubis mengatakan, pemanfaatan pekarangan dalam bentuk KRPL merupakan langkah alternatif dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi, guna menghadapi pertumbuhan penduduk dan konversi lahan yang semakin tinggi.

"Pemkab Pasaman, akan terus mendorong agar masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan guna pemenuhan kebutuhan pangan keluarga serta peningkatan pendapatan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan," sebutnya.

Menurutnya, pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) ini menjadi salah satu alternatif dengan memanfaatkan pekarangan secara ramah lingkungan, untuk pemenuhan kebutuhan pangan atau gizi keluarga.

"Untuk itu, kita mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah yang kosong dengan menanami aneka jenis sayuran. Selain membuat suasana hijau juga dapat memberikan manfaat ekonomi. Warga tidak perlu membeli sayuran untuk kebutuhan sehari-hari," harapnya

Peningkatan ekonomi keluarga bisa diwujudkan jika setiap warga mau bekerja dan memanfaatkan potensi yang ada. Sebagai contoh, kalau setiap warga mau memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami aneka jenis sayuran atau tanaman lain, maka akan mendatangkan penghasilan.

"Ini yang akan kita giatkan di Pasaman. Dinas Pangan, melalui penyuluh di lapangan, ... Baca halaman selanjutnya