Ihwal Kota Beras Serambi Madinah di Balik Slogan Kota Solok

"Sejalan dengan Visi dan misi daerah, sejumlah program dalam membangkitkan nilai-nilai religius di tengah masyarakat terus dilakukan"
Wako Solok H. Zul Elfian dan Ketua DMI, H. Nofi Candra bersama pengurus Mesjid se-Kota Solok (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Dalam dua tahun kepemimpinan Zul Elfian-Reinier sebagai Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Solok, Mungkin masih banyak pihak yang bertanya-tanya dan belum paham dengan slogan kota Beras Serambi Madinah yang disematkan pada Kota Solok.

Menurut Wako Solok Zul Elfian, ihwal penyematan slogan itu beranjak dari semangat untuk mengadopsi nilai-nilai religius yang tergambar dari kehidupan masyarakat Madinah kedalam kehidupan masyarakat Kota Solok yang heterogen.

"Nilai-nilai ini yang coba kita tanamkan di tengah kehidupan masyarakat Kota Solok yang heterogen," ungkap Zul Elfian saat bersilahturrahmi dengan Dewan Mesjid, pengurus dan Imam di Balairung 99 kota Solok.

Sejalan dengan Visi dan misi daerah, sejumlah program dalam membangkitkan nilai-nilai religius di tengah masyarakat terus dilakukan. Magrib mengaji subuh berjamaah, Penyuluh agama Islam khusus, Pelatihan Khatib dan imam Mesjid dan banyak lainnya.

Renovasi dan pembangunan Mesjid hingga menciptakan rasa nyaman, sejuk dan aman tak ketinggalan juga dilakukan. Dengan kondisi itu, masyarakat akan betah berlama la dalam rangka beriibadah.

"Tentunya, lingkungan Mesjid yang ada di Kota Solok harus bersih, indah dan segar. Siapa saja yang datang, akan merasa senang," ungkap Zul Elfian.

Mesjid tidak hanya sebatas sarana ibadah namun Mesjid menjadi salah satu sarana pendidikan, serta membangun perekonomian umat. Layaknya program Baitul Mall Wat Tamwil (BMT) atau koperasi berbasis Mesjid.

Membangun generasi muda Islam yang tangguh, tidak bisa dilepaskan dari surau dan Mesjid. Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) menjadi sarana dalam menyiapkan generasi muda kota Solok yang paham agama dan berakhlak mulia.

Keinginan Pemerintah Kota (Pemko) Solok itu, tentu tidak akan berjalan maksimal bila tidak didukung berbagai pihak. Tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda hingga tokoh masyarakat sangat berperan dalam ... Baca halaman selanjutnya