KSUBJ Bertekad Menyejahterakan Anggota

Prosesi potong tumpeng dan penyerahan dari Ketua Kopearsi Bata Syamsuar DT. Talanai, kepada Project Manager Better Building Material (BBM) Nura Dirgantara. Sebagai bentuk kerja sama antara KBJ dengan Build Change Indone
Prosesi potong tumpeng dan penyerahan dari Ketua Kopearsi Bata Syamsuar DT. Talanai, kepada Project Manager Better Building Material (BBM) Nura Dirgantara. Sebagai bentuk kerja sama antara KBJ dengan Build Change Indone (Ist)

KLIKPOSITIF - Build Change merupakan lembaga nirlaba yang peduli dan mempunyai fokus kepada konstruksi bangunan aman gempa, utamanya rumah sebagai tempat tinggal dan sekolah, di samping memberikan pembinaan kepada masyarakat untuk membantu menciptakan bangunan aman gempa, terus berkomitmen meningkatkan kepedulian masyarakat kepada pencegahan terhadap terjadinya resiko akibat gempa di masa mendatang terutama yang tinggal di wilayah rawan gempa, seperti Sumatera Barat dan sekitarnya.

Peran Build Change dalam kaitannya dengan pembangunan rumah aman gempa telah dilakukan sejak 2004, tidak hanya di Indonesia namun juga mancanegara, seperti Phililippines, Guatemala, Colombia, Haiti, dan Nepal. Build Change /Yayasan Bangunan Cemerlang Indonesia (YBCI) dengan dukungan JTI Foundation menjalankan Proyek BBM (Bata Berkualitas Menguatkan) sejak 2015 dengan pilot project di Kota Padang dan wilayah pesisir barat Sumatera, dimana sejak Mei 2016 implementasi secara penuh telah dan sedang dijalankan sampai dengan April 2019 untuk meningkatkan mutu bata dengan mengacu kepada SNI (Standar Nasional Indonesia).

baca juga: Pentingnya Rumah Sederhana Aman Gempa untuk Daerah Rawan Gempa

Sebagai wujud komitmen dari Build Change /Yayasan Bangunan Cermerlang Indonesia (YBCI) kepada terselenggaranya praktik konstruksi aman gempa, maka sejak bulan Mei 2016 Proyek BBM (Bata Berkualitas Menguatkan) telah dan sedang dijalankan dengan tujuan utama untuk meningkatkan mutu/kualitas bata yang diproduksi di wilayah rawan gempa di sekitar Sumatera yang memberikan dampak kepada ketahanan bangunan terhadap terjadinya bencana di masa mendatang.

Untuk itu, Proyek BBM melakukan inisiasi dan fasilitasi agar hal ini dapat terwujud, yaitu dengan membangun satu wadah bersama bagi pengrajin binaan Proyek BBM bernama Koperasi Serba Usaha Bata Jaya (KSUBJ) di Kabupaten Padang Pariaman yang didirikan pada tanggal 25 Oktober 2015 di Kecamatan Lubuk Alung.

baca juga: Disperindagkop Padang Pariaman: KSU Bata Jaya  Termasuk Koperasi yang Sangat Istimewa

Selain untuk menjalankan prosedur baku sebagai sebuah badan koperasi, maka dalam rangka mempererat hubungan silaturahim antar anggota, KSUBJ mengadakan kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT), syukuran  ulang tahun KSUBJ ke-2 dan syukuran atas selesainya renovasi kantor KSUBJ dilaksanakan pada hari Kamis 25 Januari 2018 bertempat di kantor KSUBJ, di Nagari Pasie Laweh, Lubuk Alung, Padang Pariaman.

Kegiatan itu dihadiri oleh Sekretaris Dinas Perdagangan dan Koperasi dan UKM Padang Pariaman didampingi Kepala Sub-Din Koperasi dan staf, Wali Nagari Pasie Laweh, Manajer Proyek dan staf Proyek BBM Build Change /YBCI.

baca juga: Penelitian Bahan Bakar Bata Alternatif untuk Hasilkan Bata Berkualitas

"Setelah sekian lama menunggu, akhirnya kantor KSUBJ selesai direnovasi. Adanya kantor koperasi juga merupakan salah satu syarat harus dipenuhi oleh tiap koperasi, agar segala aktivitas dapat berjalan dengan maksimal juga," ujar Nura Dirgantara, selaku Manajer Proyek BBM di hadapan seluruh orang yang hadir.

Selain itu, ia mengungkapkan tentang berapa lama lagi Build Change akan mendampingi KSUBJ dalam menjalankan kegiatan produksi dan pemasaran batu bata dengan merek Bata Jaya . " Build Change akan mendampingi KSUBJ hanya sampai April 2019. Oleh karena itu, diharapkan kepada KSUBJ untuk siap dan terus berkomitmen agar semua hasil dan kesgiatan yang telah dicapai melalui Proeyk BBM dapat terus berlanjut dan tidak bernehti dengan selesainya Proyek BBM," ungkap Nura.

baca juga: Koperasi Bata Jaya Prioritaskan Kesejahteraan Anggota

Selama adanya kerjasama antara Build Change dan KSUBJ, kata Nura, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh Build Change kepada KSUBJ seperti memberikan bantuan berupa pelatihan yang bertujuan agar kulalitas hasil produksi bata menjadi lebih baik. Disamping itu, "Kami juga memberikan bantuan berupa modal kerja serta akses kepada sumber-sumber  pendanaan

Setelah itu juga disampaikan laporan pertanggung jawaban Kegiatan Pengawas KSUBJ oleh Ketua Pengawas Koperasi KSUBJ, Bpk. Marjohan Dt Cilangik, yang juga merupakan Plt. Wali Nagari Pasie Laweh. Dalam kesempatan tersebut,  terlebih dahulu ia menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Build Change /YBCI karena telah masuk ke Nagari Pasie Laweh. Kehadiran Build Change telah membantu perekonomian masyarakat Pasie Laweh, teruatama mereka yang bekerja sebagai pengrajin batu bata."Rasa terima kasih yang sebesarnya dari kami masyarakat Pasie Laweh kepada pihak Buid Change/YBCI karena secara tidak langsung telah mengangkat perekonomian masyarakat. Kami harapkan kepada Build Change /YBCI untuk tidak bosan memberikan ilmu kepada pengusaha bata jaya yang ada disini. Kami juga  minta diberi pengetahuan tentang manajemen koperasi yang baik seperti masalah keuangan dan lainnya," harap Marjohan Dt Cilangik yang diaminkan oleh anggota koperasi lainnya.

Oleh karena itu, ungkapnya, ia juga mengimbau kepada anggota koperasi untuk dapat mengambil pelajaran-pelajaran mengenai bisnis batu bata ini. Disampaikannya pula, nanti KSUBJ akan menerima dan/atau menyalurkan bantuan modal dari Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag), dimana dalam skema kerja sama dengan BUMNag ini pihak BUMNag juga akan menjadi bagian dalam struktur Pengawas KSUBJ.

Setelah itu, Laporan pertanggungjawaban disampaikan oleh Ketua Pengurus KSUBJ, Syamsuar Dt Talanai. Dalam kesempatan itu, ia menuturkan tentang capaian kinerja pengurus KSUBJ pada 2017 seperti simpan-pinjam di koperasi, produksi bata baik oleh anggota koperasi maupun yang dihasilkan dari tungku milik KSUBJ, dan perdagangan hasil produksi bata yang diadministrasikan melalui KSUBJ.

Ia mengungkapkan banyak hal yang telah dilakukan pada 2017, salah satunya telah selesainya pemenuhan perijinan kelembagaan dan legalitas operasional KSUBJ termasuk NPWP, SIPU, dll.  Di sisi lain, juga diungkapkan secara transparan tentang pengelolaan keuangan termasuk sumber dana/asal-usull uang yang ada di koperasi, yakni dari kewajiban jangka pendek anggota, kemitraan, dan simpanan yang terdiri dari simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela.

"Seperti yang sudah disampaikan oleh pengawas KSUBJ tadi, nantinya akan ada juga uang dari BUMNag yang akan masuk ke koperasi yang bisa digunakan sebagai modal yang mana jdi tahun 2018 umlahnya bisa mencapai hingga Rp20 juta," kata Syamsuar Dt Talanai. Selain itu, katanya, nantinya akan ada insentif kepada anggota yang mempunyai kinerja yang baik.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Padang Pariaman, Bpk. Yulidarmen yang turut hadir dalam kegiatan itu mengungkapkan bahwa KSUBJ telah bisa menjadi koperasi yang layak berdiri dan diakui pemerintah."Meskipun begitu, masih ada beberapa hal lagi yang harus dilakukan oleh KSUBJ, seperti lebih mematangkan manajemen dalam koperasi dan berusaha untuk lebih mengembangkan lagi sumber modal dalam koperasi. Hal ini dengan tujuan agar proses produksi batu bata yang dilakukan oleh anggota tidak akan terkendala biaya, sehingga anggota dapat meminjam uang ke koperasi jika butuh modal untuk produksi batu batanya," ungkap Yulidarmen. Selain itu, juga disampaikan bahwa KSUBJ telah berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkumham, jadi statusnya telah sah dan layak menjadi koperasi yang dapat diakuisecara resmi oleh pemerintah sehingg diharapkan lebih mampu menyejahterakan anggotanya.

Rangkain acara kegiatan diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan pemberian santunan kepada anak yatim yang berada disekitar kantor KSUBJ sebagai rasa syukur kepada Allah swt.(*)

Penulis: Webtorial