2018, Pemkab Pasaman Bangun dan Rehab 250 Rumah Layak Huni

"Program renovasi rumah tidak layak huni itu bertujuan agar warga miskin di daerah itu dapat memperbaiki rumahnya sehingga menjadi lebih layak ditempati"
Kantor Bupati Pasaman (Net)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman, Sumbar tahun 2018 ini membangun dan rehab 250 unit rumah tidak layak huni bagi keluarga miskin. Dananya berumber dari APBD Pasaman tahun 2018 sebesar Rp2,5 miliar.

"Satu unit dianggarkan Rp10 juta. Program renovasi rumah tidak layak huni itu bertujuan agar warga miskin di daerah itu dapat memperbaiki rumahnya sehingga menjadi lebih layak ditempati," kata Efka Emi Kepala Dinas Sosial Pasaman.

Menurt Efka Emi, jumlah rumah yang dibangun dan rehab masih sama dengan tahun sebelumnya. Uang Rp10 juta langsung diserahkan kepada penerima bantuan rumah layak huni.

Program pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni itu, lokasinya tersebar di sekuruh kecamatan yang ada di daerah ini. Pelaksanaannya diawasi oleh Pemerintah Nagari setempat.

"Kita sudah surati setiap nagari terkait program tersebut, agar dapat melakukan pemetaan berapa jumlah rumah tidak layak huni di nagari mereka masing-masing," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya diharapkan adanya swadaya dari masyarakat setempat. Sehingga hasil pembangunan dan renovasi rumah warga itu nantinya dapat melebihi dari jumlah bantuan yang dikucurkan.

Cara mendapatkan bantuan itu adalah warga mengusulkan ke Dinas Sosial, dengan mengajukan permohonan yang diketahui oleh pihak jorong dan walinagari setempat.

"Para pemohon, mengajukan usulan permohonannya melalui proposal. Dengan melampirkan surat keterangan kurang mampu dari nagari, foto copy KTP, KK, serta foto kondisi rumah," terangnya.

Kata Hendy lagi, setelah proposal warga tersebut dikirim ke Dinas Sosial, selanjutnya tim akan bekerja melakukan peninjauan lapangan.

[Man St Pambangun]