Kota Solok Zona Merah Bagi Pelaku Kejahatan Narkoba

"Tidak ada toleransi terhadap pihak-pihak yang terlibat baik bagi pengguna, pengedar maupun bandar barang haram tersebut"
Wawako Solok Reinier bersama Forkompinda memperlihatkan ganja hasil tangkapan yang akan dimusnahkan (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF  - Wakil Wali Kota (Wawako) Solok Reinier menegaskan, Kota Solok merupakan zona merah bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Tidak ada toleransi terhadap pihak-pihak yang terlibat baik bagi pengguna, pengedar maupun bandar barang haram tersebut.

"Sekali kita menyatakan perang, maka tidak ada lagi kata berhenti dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba jenis apapun," Sebut Reinier saat menyaksikan pemusnahan barang bukti ganja di Mapolres Solok Kota, Sabtu 13 Januari 2018.

Untuk itu, Pemerintah Kota Solok tak ketinggalan menggandeng berbagai pihak dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Mulai dari TNI-Polri, Tokoh masyarakat, Tokoh adat, Kalangan akademis hingga kalangan pemuda dan pelajar.

Dihadapan Forkompinda yang hadir, Ketua BNK Kota Solok itu juga tak ketinggalan kembali mengapresiasi keberhasilan Polres Solok kota,  yang sudah berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan kilogram narkoba jenis ganja ke wilayah Solok.

Menurut Reinier, Penangkapan itu merupakan catatan penting yang ditorehkan Polres Solok kota di penghujung tahun 2017. sekaligus merupakan warning keras terhadap para bandar dan pengedar narkoba untuk tidak memasuki wilayah kota Solok.

"Ini merupakan momentum yang sangat bagus, untuk membasmi habis hingga keakarnya segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, kita harus selamatkan generasi muda kita," sebut Reinier serius.

Reinier berharap semua pihak bergerak secara aktif dan memberikan kontribusi positif dalam membentengi diri, keluarga dan lingkungan dari ancaman narkoba. Saling mengingatkan sangat penting dalam upaya pencegahan.

Sementara ... Baca halaman selanjutnya