Tingkatkan Ekonomi Petani, Kota Solok Serius Kembangkan Mina Padi

"program mina padi ini sebenarnya mengurangi biaya produksi sawah, dan menyuburkan sawah secara alami."
Masyarakat memberi makan ikan yang ditumpang-sarikan di Sawah Solok (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Selain sebagai penghasil beras dan wisata agro, Sawah Solok memiliki potensi lain yang terus digarap oleh Pemerintah Kota (Pemko) Solok dalam meningkatkan pendapatan petani. Sawah kebangaan masyarakat kota beras ini terus dikembangkan untuk media pembesaran ikan dengan sistem mina padi.

Pemanfaatan areal sawah sebagai media pembesaran bibit ikan sebetulnya memang sudah lama berkembang. Namun di Kota Solok sendiri baru dikembangkan secara serius beberapa tahun terakhir. Sembari menunggu padi besar, ikan juga bisa dipanen.

Pengembangan sistem mina padi saat ini semakin memungkinkan seiring dengan revitalisasi sistem irigasi di Sawah Solok dan dukungan pemerintahan. Pastinya Banyak keuntungan yang bisa diperoleh melalui Mina Padi, Memaksimalkan keterbatasan lahan untuk penghasilan lebih petani.

"Untuk kota Solok sendiri, kita sudah mendorong petani menerapkan Sistem mina padi sejak 2015 silam," ungkap Kepala Dinas Pertanian Kusnadi melalui Kepala Seksi Perikanan Riri Kurniawan, Rabu 10 Januari 2017.

Berbagai jenis ikan air tawar sangat cocok dibudidayakan di areal sawah. Terutama jenis ikan Nila dan ikan mas. Apalagi, Air yang mengaliri sawah solok terbilang cukup bersih dan tidak tercemar sehingga tidak mengancam usaha budidaya ikan.

Keuntungan lain sistem mina padi, sebut Riri, usahatani mina padi secara tidak lansung menerapkan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Ikan membantu memakan binatang kecil yang merupakan hama dan juga gulma kecil tanaman padi.

"Dengan pemanfaatan lahan secara tumpang sari, dengan tanaman padi dan ikan disawah akan meningkatkan produktivitas lahan serta meningkatkan efisiensi ... Baca halaman selanjutnya