Konsisten Berantas Narkoba, Pemko Anugrahi Kapolres Solok Kota Penghargaan

Kompak, Wawako Solok Reinier bersama Ketua DPRD Yutriscan menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan
Kompak, Wawako Solok Reinier bersama Ketua DPRD Yutriscan menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan (ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota (Pemko) Solok memberikan penghargaan bagi Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan serta jajaran, atas upaya keras dan keberhasilan pihak Polres Solok Kota dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Kota Solok sepanjang tahun 2017.

Yang teranyar, jelang pergantian tahun kemarin, Pihak Polres Solok Kota berhasil menggagalkan penyelundupan ganja sebanyak lebih kurang 90 Kg yang disebut-sebut sengaja didatangkan untuk diedarkan di wilayah Solok dan sekitarnya dalam momen pergantian tahun.

Penghargaan itu lansung diserahkan oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Solok, Reinier, kepada Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan dan disaksikan lansung oleh Ketua DPRD Yutriscan, Forkompinda dan peserta upacara HAB Kemenag ke 72 yang dilansungkan di Halaman Kantor Balai Kota Solok, Rabu 3 Januari 2018.

Baca Juga

Wawako Solok Reinier mengatakan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sudah mulai menggerogoti masyarakat, terutama di kalangan generasi muda Kota Solok. Kota Solok sudah menjadi incaran bagi bandar dan pengedar barang haram tersebut.

Apalagi, tegas Reinier, letak Kota Solok yang tepat berada di persimpangan lalu lintas utama Sumatera, kerap dimanfaatkan oleh sindikat Narkoba lintas propinsi sebagai terminal pengedaran ke daerah lain, termasuk untuk wilayah Kota Solok sendiri.

"Kita tidak bisa main-main dalam perang melawan segala bentuk penyalahgunaam dan peredaran gelap narkoba, makanya kita senantiasa menggandeng Polres Solok kota dalam memberantasnya," ungkap Reinier.

Dihadapan para pelajar yang hadir, Wawako yang juga ketua BNK kembali mengingatkan bahaya besar narkoba. Yang jelas, sebutnya, sekali terjebak dalam lembah hitam narkoba, akan sangat sulit untuk kembali.

Untuk itu, sebut Reinier, Semua komponen harus terlibat aktif dalam memerangi narkoba. Tidak saja Polisi yang memang memiliki tugas untuk itu, namun juga tokoh masyarakat, Tokoh adat, dan orang tua harus bisa membentengi lingkungan dan keluarga dari pengaruh narkoba.

"Khususnya untuk adik-adik pemuda dan pelajar, jangan sekali kali termakan rayuan untuk ikut-ikutan mengkonsumsi narkoba jenis apapun. Awalnya memang coba-coba tapi akhirnya bisa kecanduan dan terperangkap didalamnya," ingat Reinier.

Pihaknya juga mengajak kepada masyarakat dan orang tua, untuk segera melaporkan jika ada anggota keluarganya yang terindikasi memakai narkoba. Pihak BNK Kota Solok bersama pihak terkait siap mencarikan solusi untuk rehabilitasi nantinya. Jangan sudah tertangkap baru minta direhab.

[Syafriadi]

Penulis: Ramadhani | Editor: -