Kota Solok Berhasil Pecahkan Rekor MURI Arak Bako Terbanyak

"Pemecahan Rekor MURI  Arak Bako terbanyak berhasil dilakukan setelah 1.566 orang Bundo Kanduang ikut dalam prosesi adat tersebut"
Wako Solok, Zul Elfian didampingi Wawako Reinier menerima piagam rekor MURI (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Kota Solok akhirnya berhasil mengukirkan namanya dalam daftar Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Pemecahan Rekor MURI  Arak Bako terbanyak berhasil dilakukan setelah 1.566 orang Bundo Kanduang ikut dalam prosesi adat tersebut, Kamis 14 Desember 2017.

Keberhasilan ini menjadi kado manis jelang puncak perayaan Hari Jadi Kota Solok ke-47 pada 16 Desember 2017. Pemecahan Rekor MURI menjadi kegiatan terakbar dari sederet rangkaian menyambut Hari Jadi Kota Solok.

Dari pagi, ribuan ibu-ibu Bundo kanduang dari segenap lapisan masyarakat lengkap dengan Baju kuruang basiba. Di atas kepala mereka tampak tertonggok nasi kunik, Katidiang hitam dan banyak bawaan lainnya.

Meskipun di bawah terik panas matahari, tak sedikitkan menyurutkan minat kaum ibu-ibu. Ribuan masyarakat pun juga tak ketinggalan menyaksikan arak-arakan yang terbilang sangat akrab di tengah masyarakat. Namun kali ini hanya jumlahnya saja yang banyak.

Prosesi arak bako dimulai dari simpang Muhammadiyah Pandan dan berakhir di Simpang Denpal, tidak hanya prosesi adat Kota Solok saja yang ikut meramaikan iven akbar ini, namun juga kelihatan paguyuban Jawa serta Ikatan Keluarga Batak Kota Solok.

Wali Kota (Wako) Solok Zul Elfian mengaku sangat senang dan bangga terkait keberhasilan Kota Solok memecahkan rekor MURI, terutama bagi segenap kalangan Bundo Kanduang Kota Solok, serta seluruh lapisan masyarakat yang ikut meramaikan prosesi.

"Ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan segenap lapisan masyarakat, akan seni dan tradisi yang ada di Kota Solok. Kita harus bangga menjadi warga Kota Solok dan masyarakat Sumatera Barat dengan adat minangkabau yang masih kuat," sebut Zul ... Baca halaman selanjutnya