Tingkatkan Kinerja OPD, Pemko Solok Latih Operator LAPOR-SP4N

Sosialisasi LAPOR-SP4N di Aula Bappeda Kota Solok, Selasa 5 Desember 2017
Sosialisasi LAPOR-SP4N di Aula Bappeda Kota Solok, Selasa 5 Desember 2017 (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, kini masyarakat bisa lebih leluasa dalam menyampaikan keluhan, juga pengaduan terkait sistem pelayanan publik yang diberikan oleh masing-masing instansi yang ada di lingkungan pemerintah daerah.

Tanpa harus ribet dan memakan waktu, saat ini masyarakat bisa dengan mudah manyampaikan segala macam keluhan dan pengaduan melalui Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) yang terintegrasi dengan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N).

Dengan penerapan sistem pengaduan online LAPOR-SP4N ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan sistem pelayanan publik, sehingga dapat mencegah tindak korupsi, pungli dan potensi konflik di tengah masyarakat.

Baca Juga

Melalui penerapan LAPOR-SP4N, penanganan pengaduan masyarakat yang selama ini dilakukan secara parsial oleh instansi terkait, sekarang sudah terintegrasi. Hal itu tentunya akan memperkecil kemungkinan tidak tertanganinya pengaduan masyarakat dengan alasan bukan bidang tugas instansi penerima laporan.

"Melalui optimalisasi Sistem LAPOR-SP4N, maka setiap aduan masyarakat akan ditanggapi dan ditindaklanjuti dengan cepat, tepat, tuntas dan terkoordinasi dengan baik," ungkap Wali Kota (Wako) Solok melalui Staf Ahli, Susweni saat membuka sosialisasi LAPOR-SP4N, Selasa 5 Desember 2017.

Sosialisasi yang diikuti oleh segenap operator LAPOR-SP4N di masing-masing OPD ditujukan untuk semakin meningkatkan dan menguatkan peran dan fungsi setiap OPD, dalam menyelenggarakan pengelolaan pengaduan secara online bagi masyarakat.

Pengelolaan pengaduan masyarakat merupakan amanah konstitusi, sebagaimana tertuang dalam dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik.

Permen PAN-RB Nomor 24 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Publik Nasional dan Permen PAN-RB Nomor 3 Tahun 2015 tentang Road Map Pengembangan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N).

“Melalui SP4N, penyelenggara pelayanan akan memberikan akses untuk partisipasi masyarakat dalam menyampaikan pengaduan, keluhan sehingga evaluasi dan peningkatan pelayanan publik bisa dimaksimalkan,” bebernya.

Target ini hanya dapat terwujud dengan adanya komitmen dari masing-masing pihak terkait. Untuk itu, ia meminta seluruh fungsional umum/operator di masing-masing OPD mesti bisa mengaplikasikan sistem ini secara baik, sesuai mekanisme dan standar operasional prosedur (SOP) LAPOR-SP4N

Di sisi lain, Kepala Dinas Kominfo Kota Solok Zulfadli menyebutkan, penanganan pengaduan yang efektif dan memberikan penyelesaian bagi masyarakat sangat berkontribusi terhadap perbaikan tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat fungsi pelayanan publik.

Hal itu harus disadari betul oleh masing-masing pimpinan OPD yang ada di lingkungan Pemko Solok. SDM yang matang dan berkompeten sangat dibutuhkan dalam menjalankan dan mengelola aplikasi pengaduan masyarakat, LAPOR-SP4N.

Pada dasarnya, SP4N dibentuk untuk merealisasikan kebijakan No Wrong Door Policy, yang menjamin hak masyarakat agar pengaduan dari manapun dan jenis apapun akan disalurkan kepada penyelenggara pelayanan publik yang berwenang menangani.

Tujuan dibentuknya SP4N, agar penyelenggara pelayanan publik baik di pemerintahan pusat hingga ke darah, dapat mengelola setiap pengaduan dari masyarakat secara sederhana, cepat, tepat, tuntas, terkoordinasi dengan baik antar instansi.

Pembentukan SP4N juga bertujuan agar penyelenggara memberikan ruang seluas-luasnya untuk partisipasi masyarakat dalam menyampaikan segala persoalan pelayanan publik. LAPOR merupakan layanan penyampaian aspirasi dan pengaduan masyarakat secara online.

[Syafriadi]

Penulis: Webtorial | Editor: -