Pemkab Pasaman Rencanakan Revitalisasi Cagar Budaya dan Peninggalan Sejarah

"peninggalan sejarah yang ada di Pasaman kini sudah ditetapkan sebagai situs cagar budaya"
Patung Tuanku Imam Bonjol termasuk ke dalam salah satu cagar budaya yang akan direvitalisasi Pemkab Pasaman (KLIKPOSITIF/Man St Pambangun)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman akan memprogramkan revitalisasi cagar budaya dan peninggalan sejarah dalam lima tahun kedepan. Dengan adanya revitalisasi tersebut, maka cagar budaya dan sejarah makin dikenalkan kepada generasi muda dan dapat jadi magnet wisatawan untuk datang ke Pasaman.

Ini sudah menjadi komitmen Pemkab Pasaman di bawah kepemimpinan Bupati Pasaman, Yusuf Lubis dan Wakilnya Atos Pratama. Hal itu dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2016-2021.

Yusuf Lubis menyatakan, peninggalan sejarah yang ada di Pasaman kini sudah ditetapkan sebagai situs cagar budaya, seperti di Nagari Lubuak Layang, Rao Selatan, Nagari Taruang-Taruang, Rao, Nagari Ganggo Hilia di Bonjol dan Nagari Panti Selatan.

Kemudian, peninggalan cagar budaya lainnya yakni, Candi di Tanjung Medan daerah Panti, Candi Pancahan di Taruang-taruang, Surau Rajo Sontang dan istananya di Tanah Putih Cubadak daerah Duo Koto, Benteng Gunung Tak Jadi di Bonjol, dan Situs Kubu Sutan Nagari Lubuak Layang Kecamatan Rao Selatan.

Upaya yang dilakukan untuk revitalisasi peninggalan sejarah tersebut, merupakan bagian dari upaya menyikapi agenda pembangunan nasional.

"Hal ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama dalam membangun budaya dan karakter masyarakat yang selama ini mulai tergerus," ujarnya.

Dikatakannya, tujuan peningkatan dan pelestarian kebudayaan daerah adalah dalam rangka mengembalikan eksistensi budaya lokal. Di samping itu, dalam rangka meningkatkan peran dan fungsi pemangku dan lembaga-lembaga adat serta penggalian, pengembangan dan pelestarian warisan budaya daerah.

Berbagai hal yang perlu dilakukan kedepan dalam peningkatan pemahaman dan aktualisasi budaya daerah, seperti peningkatan kompetensi pemangku adat, penguatan lembaga adat serta meningkatan iven kebudayaan.

Pemkab Pasaman kedepan akan menjadikan Bonjol sebagai etalase kebudayaan ... Baca halaman selanjutnya