Pemko dan Polres Solok Kota Rangkul Pengusaha Kafe Taati Perda

"Mayoritas kafe karaoke yang ada di kota Solok belum mengantongi izin resmi dari Pemko Solok"
Pertemuan antara pihak pemko Solok dan Pengusaha kafe yang difasilitasi Kapolres AKBP Dony Setiawan di Mapolres Solok Kota (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Solok bersama Polres Solok Kota yakni mewujudkan kehidupan masyarakat yang agamais dan religius. Ini karena sesuai dengan julukan yang disandang Kota berjuluk Kota Beras Serambi Madinah ini tidak hanya di atas kertas.

Salah satu hal yang paling mendapatkan perhatian pihak pemerintah daerah dan Polres Solok Kota adalah keberadaan sejumlah usaha hiburan malam atau Cafe karaoke yang aktif beroperasi mewarnai gemerlapnya suasana malam di Kota Solok.

Mayoritas kafe karaoke yang ada di kota Solok belum mengantongi izin resmi dari Pemko Solok. Ditambah lagi, banyak hal yang dianggap melanggar peraturan daerah Kota Solok nomor 8 tahun 2016 tentang pencegahan dan pemberantasan penyakit masyarakat.

Hal itu dibahas dalam rapat kordinasi Pemko Solok dengan pihak pengusaha cafe yang diinisiasi oleh pihak Polres Solok Kota, Rabu 18 Oktober 2017 di Aula Mapolres Solok Kota. Rakor tersebut lansung dipimpin lansung Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan.

Menurut Wakil Wali Kota (Wawako) Solok, pihak Pemko Solok dan Mapolres Solok kota tidak akan menutup ruang usaha bagi masyarakat, akan tetapi ada aturan dan mekanisme yang harus dipatuhi oleh pihak pengusaha.

"Ruang usaha akan selalu dibuka bagi masyarakat yang patuh terhadap aturan, itu adalah komitmen Pemko Solok dalam memajukan sektor usaha ekonomi masyarakat," ungkap Reinier, Kamis 19 Oktober 2017.

Diakui Reinier, pihak pemko sebelumnya juga sudah memanggil pihak pengusaha hiburan malam atau kafe karaoke dalam sosialisasi tentang Perda pencegahan dan pemberantasan penyakit masyarakat dengan melibatkan tokoh adat dan pihak terkait lainnya.

Reinier meminta pengusaha hiburan malam untuk lebih koperatif dengan mentaati aturan dan ketentuan yang sudah ditetapkan, sehingga usaha yang dilakoni berjalan baik dan tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.

"Kita akan melakukan monitor ... Baca halaman selanjutnya