Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat, Ini Imbauan Wabup Pasaman

"Guna mewujudkan penguatan integrasi sosial melalui kegiatan gotong royong masyarakat, Atos juga mengajak masyarakat untuk memiliki rasa dan tanggung jawab sosial"
Wabup Pasaman Atos Pratama saat melakukan pencanangan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat kabupaten Pasaman, di Nagari Panti. (Ist)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Wakil Bupati (Wabup) Pasaman, Atos Pratama mengajak seluruh pemangku kepentingan di daerah itu agar meningkatkan kebersamaan, kekeluargaan dan kegotong royongan masyarakat dalam pembangunan.

"Kemampuan dan kesadaran warga masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berdasarkan kebersamaan dalam keanekaragaman adat dan budaya diharapkan dapat ditingkatkan" ujarnya saat pencanangan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat kabupaten Pasaman, di Nagari Panti.

Guna mewujudkan penguatan integrasi sosial melalui kegiatan gotong royong masyarakat, Atos juga mengajak masyarakat untuk memiliki rasa dan tanggung jawab sosial dalam memelihara hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan.

"Diharapkan para Camat melaksanakan pencanangan BBGRM masyarakat di kecamatannya masing-masing, serta memulai pelaksanaan kegiatan BBGRM di setiap nagari selama sebulan penuh," kata Atos.

Pelaksanaan BBGRM ini, katanya, bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya gotong royong masyarakat yang semakin hari kian memudar.

"Momentum BBGRM ini dapat kita manfaatkan sebagai modal dasar dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan semua elemen, baik pada jajaran pemerintahan, organisasi kemasyarakatan maupun unsur terkait lainnya," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman, M Ikhsan mengatakan, pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) akan mempercepat pelaksanaan pembangunan di nagari dengan mengedepankan prinsip kebersamaan dengan masyarakat nagari.

Melestarikan semangat gotong royong masyarakat dalam nagari membangun, dimana menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan dan pelaku pembangunan di nagari.

Pemerintah Kabupaten Pasaman menganggarkan dana hingga mencapai Rp 732,9 Juta guna mensukseskan sepuluh item kegiatan BBGRM di masing-masing nagari pada tahun ... Baca halaman selanjutnya