Pembuatan Bata Berkualitas untuk Bangunan yang Aman dan Melindungi

"Material bangunan, khususnya batu-bata atau yang sering akrab kita dengar dengan istilah bata, merupakan salah satu material inti yang menentukan ketahanan sebuah bangunan dalam menghadapi goncangan akibat gempa "
Proses pembuatan bata berkualitas untuk bangunan yang aman gempa dan bencana lainnya (Ist)
/>3. Pastikan batas basah menjadi kering (berubah warna menjadi terang terutama di bagian pinggir/tepinya)
4. Tegakkan bata setengah kering tsb, buat jarak antar bata tegak sebesar 2 cm.
5. Susun bata tegak bertingkat secara silang sampai benar-benar kering. Lakukan uji Garuk.

VI. PENYUSUNAN BATA DALAM TUNGKU
Penyusunan bata dalam tungku akan sangat mempengaruhi tersebarnya panas dalam tungku, yang pada akhirnya mempengaruhi kualitas bata yang dihasilkan. Secara garis besar, dibagi dalam 3 bagian:
· Bagian dasar (Gigi),
· Bagian Bunga,
· Bagian bawah (Tikar).
· Bagian Tengah, dan
· Bagian penahan panas

Di bagian Gigi, di lapisan pertama bata disusun tegak, untuk lapisan 2 dan 3 disusun tegak dan melintang terhadap lapisan di bawahnya.

Lapisan 4 dan seterusnya disusun menyesuaikan dengan bentuk lubang mulut api, dengan pola saling melintang dan terdapat jarak sebagai jalannya panas, susunan gigi berakhir setelah mencapai bagian atas dan menutupi lubang pembakaran.

Bagian Bunga hanya terdiri atas satu lapisan susunan bata, pola sama dengan Gigi bagian atas namun disusun melintang.

Bagian Tikar di lapisan bawah sangat disarankan untuk tungku dengan dinding permanen, setiap lapisan disusun dengan cara setiap susunan 2 (dua) bata diberikan jarak sekitar 1/3 bagian panjang bata dan disesuaikan dengan luas tungku.

Penyusunan lapisan bagian Tengah adalah sama dengan pola penyusunan bata pada bagian Bunga, demikian juga penerapan pola melintang disetiap lapisan.Di 3 (tiga) lapisan paling atas, penyusunan bata di bagian Tengah dilakukan secara rapat. Penyusunan bata bagian Tengah maksimal berjarak 2 (dua) meter dari atap tungku.

Untuk tungku non dan semi permanen, perlu disusun bata di sekeliling dan di atas bata yang akan dibakar tersebut. Untuk tungku permanen dimana sudah terdapat dinding, maka hanya perlu disusun bata penahan ... Baca halaman selanjutnya