Hadirnya Transmart Tingkatkan Pendapatan Daerah Melalui Bapenda

"30 WP itu terdiri dari 24 WP restoran milik pribadi, dan wajib pajak lainnya dari pihak manajemen Transmart, seperti objek pajak restoran, hiburan dan parkir"
Suasana Transmart Padang (YouTube)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kehadiran Transmart Padang memberikan dampak positif kepada pendapatan daerah yang mana terbukti dari besarnya seluruh jumlah pajak daerah yang didapat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dari seluruh objek pajak disana yang mencapai hingga Rp 1 Milyar tiap bulannya.

"Bapenda Padang telah mendata jumlah Wajib Pajak (WP) yang ada di Transmart. Jadi disana ada 30 wajib pajak. 30 WP itu terdiri dari 24 WP restoran milik pribadi, dan wajib pajak lainnya dari pihak manajemen Transmart, seperti objek pajak restoran, hiburan dan parkir," ujar Kabid Penagihan dan Pemeriksaan Bapenda, Budi Payan.

Ia mengungkapkan, hal ini patut disyukuri karena sejak Juni 2017 lalu, Pemko Kota Padang telah berkomitmen tidak akan menerima pendapatan daerah lagi melalui iklan rokok. 

"Kita bersyukur karena Transmart berkat sumber pendapatan daerah yang sebelumnya berkurang masuk kembali objek pajak yang ada di Transmart," kata Budi.

Sejak Transmart dibuka, lanjutnya, seluruh objek pajak yang ada disana sangat 'open' kepada kami. Mereka bahkan tidak merasa enggan saat diminta untuk membayar kewajiban pajak mereka pada bulan Mei, meskipun belum cukup sebulan menjalankan usahanya disana.

Di sisi lain, Kepala Bagian Pendataan dan Penataan Bapenda Padang, Firdaus mengatakan bahwa, memang ada peningkatan jumlah wajib pajak dari beberapa objek sejak Mall nan megah di Kota Padang itu dibuka.

"Wajib pajak terbanyak di Transmart adalah dari objek pajak restoran dan hiburan, karena disana ada beberapa tempat makan yang bisa didatangi oleh pengunjung. Selain itu, wajib pajak dari objek hiburan juga banyak, karena di lantai 3 dan lantai 4 Transmart itu kebanyak isinya untuk hiburan pengunjung semua," ungkap Firdaus.(*)