IBI Peringati Hari Jadi Ke-66, Ini Harapan Wawako Solok

"IBI sebagai organisasi profesi Bidan memiliki posisi penting dalam mendukung terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan SDGs (Sustainable Development Goals)"
Wawako Solok Reinier apresiasi kiprah Bidan yang senantiasa hadir dalam memenuhi layanan kesehatan dasar bagi keluarga, terutama Ibu dan Anak. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Bidan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam peningkatan satus kesehatan ibu dan anak, khususnya kesehatan reproduksi perempuan serta tumbuh kembang bayi dan balita. Bidan dituntut untuk terus meningkatkan propesionalitas dan kompetensinya.

“Profesi Bidan merupakan profesi yang sangat mulia. Bidan berada di garda terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan keluarga terutama Ibu dan anak,” ungkap Wakil Wali Kota (Wawako) Solok saat membuka seminar sehari dalam rangka memperingati HUT IBI ke-66 di Kota Solok, Selasa 22 Agustus 2017.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula SMKN 1 Kota Solok tersebut Mengangkat tema 'Bidan Mengawal Kesehatan Keluarga Dengan Layanan Holistik Dan Berkesinambungan Midwifes Woman And Family' diikuti oleh segenap Bidan yang bertugas di Kota Beras Serambi Madinah tersebut.

Kehadiran Bidan selama ini, sebut Reinier, telah memberikan sumbangsih nyata dalam membantu menekan angka kematian Ibu (AKI) dan angka kematian Bayi (AKB) akibat gangguan kesehatan dengan penanganan yang cepat dan tepat.

Sosok dan peran Bidan tidak bisa dipandang sebelah mata, demi pengabdian bagi bangsa dan negara, terkadang Bidan dituntut untuk memberikan kontribusi dan layanan kesehatan di berbagai pelosok daerah yang notabenenya sangat terpencil.

“Kehadiran Bidan memberikan spirit dan solusi nyata bagi setiap keluarga terutama Ibu dan Anak untuk dapat mengakses kebutuhan layanan kesehatan dasar, oleh karena itu, bidan harus terus miningkatkan kompetensinya,” sebut Reinier dihadapan Ketua IBI Sumbar, Syahninar.

Menurutnya, IBI sebagai organisasi ... Baca halaman selanjutnya