Polres Solok Kota MoU dengan LKAAM Kota dan Kabupaten Solok

"Ini merupakan pernyataan sikap dari tokoh adat Sumatera Barat dalam hal pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat "
Foto bersama Kapolda dan Walikota Solok, Kapolres Solok Kota AKBP Doni Setiawan dan Ketua LKAAM Rusli Khatib Sulaiman (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Menindaklanjuti kesepakatan bersama antara Polda dengan pihak Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar pada Juli 2017 lalu, Mapolres Solok Kota juga turut melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak LKAAM Kota dan Kabupaten Solok.

"Ini merupakan pernyataan sikap dari tokoh adat Sumatera Barat dalam hal pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas)," ungkap Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal saat penandatangan MoU Polres Solok Kota dengan LKAAM Kota dan Kabupaten Solok, Kamis 10 Agustus 2017.

Dalam kerjasama ini, fokusnya lebih kepada meningkatkan peran serta tokoh adat, ninik mamak, khususnya dalam upaya penyelesaian masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Baik di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Nagari atau kelurahan maupun di lingkungan tempat tinggalnya sendiri.

"Baik itu dalam hal masalah-masalah sosial maupun masalah-masalah ringan, sehingga dapat diselesaikan secara partisipatif dan tidak berkembang menjadi persoalan yang besar," sebut Kapolda didampingi Kapolres Solok Kota AKBP Doni Setiawan.

Dalam kunjungan Jendral bintang tersebut, juga turut dihadiri Wali Kota (Wako) Solok H. Zul Elfian, Wakil Wali Kota (Wawako) Solok Reinier, Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin, Ketua LKAAM Kab. Solok Syafri Dt. Siri Marajo, Ketua LKAAM Kota Solok Rusli Khatib Sulaiman dan lainnya.

Wako Solok Zul Elfian menyambut positif MoU yang dilakukan antara pihak polres Solok Kota dan LKAAM Kota Solok. Menurutnya, Keberadaan tokoh adat dan unsur ninik mamak ditengah-tengah masyarakat sangat strategis dalam meminimalisir dan menangani persoalan sosial yang ... Baca halaman selanjutnya