Kota Solok Kembali Raih Penghargaan Nasional

Wakil Walikota Solok Reinier menerima piagam penghargaan dari Kemenkes-RI
Wakil Walikota Solok Reinier menerima piagam penghargaan dari Kemenkes-RI (Istimewa)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Penghargaan Paramesti dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes-RI) turut melengkapi penghargaan yang sudah berhasil direngkuh oleh Pemerintah Kota (Pemko) Solok sepanjang tahun 2017. Penghargaan tersebut diterima Wakil Wali Kota (Wawako) Solok Reinier di Sleman, Yogyakarta,  Rabu 12 Juli 2017.

Penghargaan diserahkan lansung oleh Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Mohamad Subuh. Kota Solok masuk dalam deretan 150 Kota/Kabupaten yang menerima penghargaan paramesti untuk tahun 2017.

Penghargaan ini diberikan Kemenkes-RI bagi Kabupaten dan Kota yang yang telah menerapkan peraturan daerah (Perda) atau peraturan bupati (Perbup)/peraturan walikota (Perwako) ataupun kebijakan lain terkait pengendalian konsumsi hasil tembakau di daerah masing-masing.

Baca Juga

Wakil Walikota Solok Reinier, mengaku sangat memgapresiasi atas penghargaan yang diterima Pemko Solok. Selain melengkapi penghargaan lainnya yang sudah diterima Kota Solok sebelumnya, penghargaan ini diharapkan bakal terus menjadi inspirasi dan motivasi dalam pembangunan kesehatan.

"Banyak upaya yang terus kita lakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Solok, mulai dari sosialisasi pentingnya kesehatan, peningkatan layanan kesehatan, sarana dan prasarana, regulasi hukum dan lainnya," sebut Reinier saat disinggung terkait penghargaan yang baru diterimanya.

Penghargaan Paramesti diberikan kepada Kota Solok karena komit dalam menerapkan peraturan kepala daerah, tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) melalui Perwako Nomor 5 Tahun 2011. Peraturan tersebut sebagai upaya dalam melindungi masyarakat dari bahaya rokok.

"Keberhasilan ini tak lepas dari penerapan kawasan tanpa rokok ditingkat kawasan fasilitas kesehatan, di kantor-kantor pemerintahan, sarana ibadah, tempat bermain anak, sekolah serta ditempat umum lainnya, termasuk menekan bebasnya iklan rokok," terangnya.

Diakui Reinier, prestasi ini tidak terlepas dari kerjasama dan dukungan semua pihak, baik legislatif, Forkompimda, terutama dukungan dari masyarakat Kota Solok sendiri. Keberhasilan pemerintah daerah sejatinya merupakan keberhasilan masyarakat itu sendiri.

Bahkan Pemko Solok, mengeluarkan melakukan terobosan inovatif dengan memerikan reward kepada kepala rumah tangga miskin yang konsisten berhenti merokok. Sebab rokok dinilai sebagai salah satu pengeluaran terbesar dari rumah tangga miskin.

Bahkan inovasi dan gebrakan yang dilakukan oleh Pemko Solok mendapat apresiasi positif dari mentri Sosial, Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Kota Solok pada maret lalu. Bahkan diakui Kementrian, baru di Kota Solok ditemukan inovasi tersebut.

Langkah-langkah tersebut secara tidak lansung mendorong masyarakat untuk membudayakan perilaku hidup sehat. Dan ini harus mulai ditumbuhkan sejak dini terutama bagi kalangan pelajar di Kota Solok baik melalui ekstrakurikuler maupun bimbingan lansung guru dan orang tua.

[Syafriadi]

Penulis: Webtorial