Sistem Pajak Online, Strategi Bapenda Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kemajuan zaman memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia pada umumnya. Perkembangan teknologi tentunya berperan penting dimana semua menjadi dipermudah begitu juga masalah pajak.

Pajak Online adalah sistem yang telah digunakan oleh Bapenda Padang sejak 2013 sampai saat ini. Sistem ini mempermudah masyarakat dalam membayar pajak tanpa harus merasa susah dan lama dalam melakukan pembayaran pajak mereka di kantor Bapenda Padang .

baca juga: Yuk, Ketahui Nilai dari 11 Pajak Daerah Kota Padang

"Pajak online ini membantu masyarakat wajib pajak hanya dengan melakukan pembayaran pajak mereka dimanapun mereka saat itu berada. Pembayaran pajak online ini dapat dilakukan di beberapa Bank yang telah bekerja sama dengan Bapenda Padang yakni Bank BTN, Bank Nagari dan BNI," ujar Kepala Bagian Pajak Online Bapenda Padang , Ade Suhendra.

Dia mengatakan, pembayaran pajak dapat dibayar melalui bank yang bekerja sama dengan Bapenda Padang dan membawa Nomor Operasional Pajak (NOP) dari wajib pajak.

baca juga: Ini Alamat Lima Kantor UPPD Bapenda Padang

 Pajak online ini tentunya menjadi langkah bagus bagi Bapenda dengan harapan kemudahannya dapat meningkatkan kesadaran wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak mereka.

Ade mengungkapkan, pajak Online ini berlaku untuk 11 jenis pajak yang harus ditunaikan oleh wajib pajak. Jumlah pajak yang harus dibayarkan dari seluruh wajib pajak telah ditentukan oleh Bapenda kecuali untuk beberaa jenis pajak seperti pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan dan pajak parkir. 

baca juga: Mari Mengenal Tentang Pajak Penerangan Jalan

"Seluruh jenis pajak telah ditetapkan batas jumlah pembayaran pajak mereka, namun jenis pajak yang penghasilannya berbeda tiap bulan diperbolehkan untuk melakukan audit sendiri yang disebut dengan 'Save Assesment' artinya Penilaian Pajak Sendiri.

Untuk urusan di kantor Bapenda, Ade mengucapkan, hanya urusan terkait masuknya data baru, pembetulan data dan perpecahan. Jika ada calon wajib pajak baru, maka pembuatan data baru perlu dilakukan di kantor pajak dengan membawa kelengkapan syarat. Saat ada data yang salah maka pemebtulan data juga harus dilakukan dan begitu juga dengan msalah perpecahan aset.

baca juga: Ternyata Ini Sistem Perpajakan yang Digunakan Bapenda Padang

"Tiga hal itu baru dilakukan di kantor pajak dan untuk urusan pembayaran tetap bisa dilakukan di bank," katanya.

Untuk itu dia mengimbau kepada masyarakat wajib pajak agar memanfaatkan sistem pajak online perbankan ini dan jka terlambat melakukan pembayaran tentunya akan dikenai denda.

Penulis: Webtorial