Adopsi Regulasi Terbaru, Pemko Solok Gelar Musrenbang Perubahan RPJMD 2016-2021

Jajaran Pemko Kota Solok tengah mengikuti Musrenbang Perubahan RPJMD Kota Solok Tahun 2016-2021
Jajaran Pemko Kota Solok tengah mengikuti Musrenbang Perubahan RPJMD Kota Solok Tahun 2016-2021 (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF-Seiring dengan adanya perubahan aturan atau regulasi yang berkaitan dengan Organisasi Perangkat Daerah(OPD), mengharuskan Pemerintah Kota (Pemko) Solok untuk melakukan sejumlah perubahan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Solok 2016-2021.

Hal itu dikemukan Wali Kota (Wako) Solok, Zul Elfian saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) perubahan RPJMD Kota Solok 2016-2021 di Ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Solok, Kamis 15 Juni 2017.

"Masih ada OPD yang belum ada di dalam RPJMD 2016-2021 Kota Solok, padahal telah disusun sebelumnya, dan itu harus disesuaikan kembali agar tidak berpengaruh negatif kepada indikator kinerja yang harus dicapai," ungkap Zul Elfian.

Baca Juga

Dengan adanya perubahan mengikuti aturan terbaru, Zul Elfian meminta masing-masing OPD yang ada didalam lingkup Pemko Solok untuk lebih serius dan berkomitmen mencapai tujuan yang sudah dituangkan RPJMD Kota Solok.

Keberhasilan program OPD maupun Pemko Solok tentu diawali dari sebuah perencanaan yang matang. Keseriusan harus dimulai dari tahap perencanaan agar implementasi atau pelaksanaannya sesuai dengan sasaran yang sudah dicanangkan.

"Masyarakat butuh bukti kinerja pemerintah, bukan lagi kajian-kajian atau hanya berkutat di tataran retorika. Saya minta Komitmen kita semua, kita tidak ingin biasa tapi yang luar biasa", tegas Zul Elfian di hadapan tim penyusun RPJMD Kota Solok.

Ditekankan Zul Elfian, banyak sektor yang masih perlu ditingkatkan dalam pembangunan Kota Solok kedepan, baik sektor infrastruktur, bidang kesehatan, pendidikan formal maupun informal serta dalam bidang pembangunan keagamaan.

Masih banyak ketertinggalan yang harus dikejar oleh Pemko Solok. Hingga kini, Kota Solok satu-satunya yang belum pernah menjadi tuan rumah Pekan Provinsi Sumbar akibat belum memiliki stadion olahraga yang representatif.

"Kita sudah mencanangkan pembangunan rumah sakit milik Pemko Solok, begitu pula dengan pembangunan Gelanggang Olahraga dan sejumlah fasilitas lainnya yang akan membawa efek untuk kesejahteraan dan pelayanan masyarakat," tutup Zul Elfian.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Solok Jefrizal menjelaskan, perubahan RPJMD ini sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan Daerah. Kepala Daerah mempunyai tugas menyusun dan mengajukan RPJPD, RPJMD kepada DPRD dan membahas bersama DPRD, serta menyusun dan menetapkan RKPD.

Dari proses dan tahapan-tahapan yang telah dijalankan bersama, hingga hari ini telah ada kesepakatan bersama dengan DPRD Kota Solok terkait Arah kebijakan, sasaran, strategi dan prioritas pembangunan daerah Kota Solok kedepannya.

[Syafriadi]

Penulis: Webtorial