Peringati Nuzulul Qur'an, Bupati Pasaman: Wujudkan Masyarakat Agamais

"upaya menanamkan kecintaan terhadap Alquran tidak boleh berhenti, harus terus berlanjut."
Bupati Pasaman, Yusuf Lubis pada peringatan Nuzulul Alqur'an 1438 Hijriah, yang dilaksanakan di Masjid Agung Al-Muttaqin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Senin 12 Juni 2018. (Istimewa)

PASAMAN, KLIKPOSITIF-Pengetahuan dan pemahaman dalam membaca Alquran dengan baik dan benar harus terus ditingkatkan dengan memperbanyak pendidikan Alquran sejak usia dini.

Oleh karena itu, momentum peringatan Nuzul Alquran harus dijadikan motivasi untuk terus belajar memahami, menghayati serta mencintai Alquran. Sehingga pada gilirannya nanti, akan muncul generasi muda yang religius yang sesuai dengan visi dan misi Pemkab Pasaman.

Hal itu dikatakan Bupati Pasaman, Yusuf Lubis pada peringatan Nuzulul Alqur'an 1438 Hijriah, yang dilaksanakan di Masjid Agung Al-Muttaqin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Senin 12 Juni 2018.

Dikatakannya, upaya menanamkan kecintaan terhadap Alquran tidak boleh berhenti, harus terus berlanjut. Karenanya, peringatan Nuzulul Qur’an jangan hanya bersifat seremonial saja, namun juga harus dapat meninggalkan bekas dan pengaruh di tengah-tengah masyarakat.

"Kita harus yakin bahwa Alqur’an adalah sumber peradaban umat manusia sepanjang zaman. Alquran juga berisi petunjuk bagi umat manusia, menjadi sumber inspirasi serta sumber nilai pembangunan sosial yang bersifat universal," katanya.

Keagungan Alqur’an, katanya, dapat dijadikan sebagai pijakan dalam penyelenggaraan pembangunan. Pada hakekatnya, seluruh ayat yang tertuang dalam Alquran bertujuan untuk menjadikan umat Islam mampu tumbuh dan berkembang menjadi masyarakat yang sejahtera, agamais dan berbudaya.

"Untuk mewujudkan masyarakat yang sejahteta, agamais dan berbudaya, salah satu kuncinya adalah meningkatkan pembangunan pada sektor pendidikan keagamaan," katanya.

Pada kesempatan itu, kegiatan ... Baca halaman selanjutnya