Pemko Solok Imbau Masyarakat Jangan Gampang Terpancing Informasi Hoax

"Masyarakat diajak untuk lebih cerdas dalam menelaah kebenaran terhadap sebuah isu atau informasi hoax."
Wawako Solok Reinier menandatangani papan komitmen pada Launching Masyarakat Kota Solok Anti Hoax (KLIKPOSITIF/SYAFRIADI)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota (Pemko) Solok melaunching masyarakat Kota Solok Anti Hoax di Gedung Kubuang XIII Kota Solok. Fenomena informasi Hoax atau palsu ini kerap bersiliweran beberapa waktu terakhir membuat masyarakat resah.

Bingung dengan sumber informasi yang dapat dipercaya, terakhir yang membuat gempar adalah informasi terkait penculikan anak dengan modus orang gila yang merebak Maret lalu. Informasi yang membuat gusar kaum ibu-ibu itu seketika viral di media sosial, mulai dari Facebook hingga Whatapps.

Postingan atau Pesan dengan format sama namun berbeda wilayah terus bergulir bagaikan bola salju. Reaksi cepat pemerintah dan pihak berwajib mensterilkan informasi tersebut membuat hoax penculikan anak hilang dari peredaran.

Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah termasuk Pemko Solok. Guna menangkal kejadian serupa, seskipun agak terlambat, Pemko Solok melaunching Kota Solok Anti Hoax. Masyarakat diajak untuk lebih cerdas dalam menelaah kebenaran terhadap sebuah isu atau informasi hoax.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Barat, Yeflin Luandri mengatakan, informasi saat ini sudah begitu mudah diakses oleh semua kalangan masyarakat. Dengan adanya teknologi saat ini, masyarakat tidak perlu lagi mencari informasi tapi sudah lansung sampai di genggaman tangan.

"Dengan adanya kemudahan informasi saat ini, masyarakat harus lebih selektif memilih dan memilah informasi apapun yang beredar. Jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya atau tidak jepas institusi atau pihak yang bertanggungjawab atas informasi tersebut," ungkap Yeflin Luandri.

Menurutnya masyarakat harus lebih bijak memanfaatkan teknologi. Banyak hal positif ... Baca halaman selanjutnya